Ilustrasi-Pexels
Ilustrasi-Pexels

4 Fakta yang Harus Diketahui tentang Tulang Rawan

Rona kesehatan tulang
Raka Lestari • 07 Januari 2020 10:10
Jakarta: Anda mungkin sudah mengetahui bahwa beberapa bagian tubuh, seperti telinga dan hidung tersusun dari tulang rawan. Namun pada kenyataannya, ada banyak hal tentang tulang rawan yang belum diketahui oleh banyak orang.
 
Jaringan ikat yang fleksibel namun kuat ini dapat ditemukan di seluruh tubuh. Dan berikut ini adalah fakta-fakta mengenai tulang rawan yang sebaiknya Anda ketahui:

-Tulang rawan memiliki tiga jenis

Tulang rawan terbagi menjaid tiga jenis, yaitu Tulang rawan hialin, Tulang rawan elastis, dan Tulang rawan berserat. Tulang rawan hialin adalah tulang rawan di hidung dan saluran telinga, dan itu bentuk yang paling sering ditemukan dalam tubuh manusia.
 
Sedangkan tulang rawan elastis merupakan jenis yang paling elastis. Jenis ini biasanya terdapat pada telinga luar dan epiglottis.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara tulang rawan berserat adalah jenis tulang rawan yang biasanya ditemukan di sendi lutut di meniskus, serta di antara tulang belakang dan di sendi mandibula temporal, tempat rahang Anda terhubung ke tengkorak Anda.

-Tulang rawan dapat menentukan tinggi seseorang

"Tingkat pertumbuhan antara tulang rawan dan tulang lainya menentukan seberapa tinggi Anda ketika dewasa,” kata Allen Conrad, BS, DC, CSCS.
 
Jika pertumbuhan tulang selama masa remaja lebih cepat daripada pertumbuhan tulang rawan, orang tersebut akan lebih pendek. Setelah Anda dewasa, pertumbuhan tulang rawan sangat kecil.

-Tulang rawan tidak memiliki suplai darah langsung

"Seiring bertambahnya usia, regenerasi tulang rawan dalam tubuh jauh lebih lambat daripada sel-sel lain karena tulang rawan bersifat avaskular, artinya tidak memiliki pasokan darah langsung," kata Dr Conrad.
 
Inilah mengapa cedera tulang rawan di atas usia 40 menjadi sangat bermasalah, karena adanya proses peradangan dan proses degeneratif dari arthritis.

-Tulang rawan tidak memiliki saraf

“Tulang rawan juga aneural, yang berarti tidak memiliki saraf yang memberikan sensasi apa pun. Jika Anda memotong tulang rawan dengan pisau maka tidak akan terasa apapun,” kata Dana Piasecki, MD, salah satu pendiri Cartilage Restoration Institute.
 
Ketika pasien kehilangan tulang rawan, ketidaknyamanan yang dihasilkan bukan dari tulang rawan melainkan dari tulang di bawahnya, yang telah kehilangan perlindungan dari tulang rawan.
 

(FIR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif