Menambahkan garam pada masakan dapat membuat rasa masakan menjadi lebih nikmat. (Ilustrasi/Pexels).
Menambahkan garam pada masakan dapat membuat rasa masakan menjadi lebih nikmat. (Ilustrasi/Pexels).

Beberapa Sumber Makanan Alternatif Pengganti Garam

Rona garam
Raka Lestari • 17 Desember 2019 16:10
Jakarta: Garam merupakan salah satu bagian penting yang sulit dihindari oleh banyak orang. Menambahkan garam pada masakan dapat membuat rasa masakan menjadi lebih nikmat.
 
Namun mengonsumsi garam berlebihan bisa sangat berbahaya bagi kesehatan, salah satunya dapat menyebabkan tekanan darah tinggi.
 
Berikut alternatif pengganti garam yang bisa Anda pilih dari beberapa sumber makanan seperti dilansir womenshealthmag:

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bawang putih
 
“Bawang putih sering ditemukan dalam masakan Italia, namun bawang putih bisa dijadikan alternatif pengganti garam yang lebih aman,” ujar ahli gizi Patricia Bannan, RDN. 
 
Anda bisa memasukkan bawang putih lebih banyak dalam suatu masakan. “Bawang putih juga dianggap memiliki manfaat kesehatan, kekebalan, menurunkan tekanan darah, dan meningkatkan kadar kolesterol,” jelas Bannan.
 
Paprika bubuk 
 
Paprika tidak hanya memberikan warna cerah pada masakan Anda, tetapi juga bisa menjadi alternatif lain pengganti garam. “Terbuat dari paprika yang dikeringkan, paprika juga bisa menambahkan rasa pada masakan dan aroma smoky pada hidangan Anda,” ujar Bannan. 
 
Paprika dapat digunakan dalam banyak resep, seperti semur, daging, ikan, atau unggas panggang. 
 
Oregano 
 
Menurut Bannan, bumbu dengan aroma yang khas ini biasa digunakan dalam masakan Italia dan Yunani yang bisa menambah rasa masakan menjadi lebih lezat. Biasa ditambahkan pada berbagai masakan seperti pizza, ayam, dan ikan. “Oregano bisa digunakan dalam keadaan segar atau kering, namun oregano kering lebih sedikit kandungan natriumnya,” ujar Bannan. 
 
Basil 
 
Basil memiliki rasa dan aroma yang luar biasa yang dapat membuat makanan menjadi berbeda, ujar ahli diet terdaftar, Gena Hamshaw, RD. “Basil (kemangi)juga dikemas dengan vitamin K, A, C, dan E, dan dikenal karena sifat antioksidan, anti-inflamasi, dan antibakteri,” ujar Hamshaw.
 
Dill 
 
Menurut Hamshaw, Dill masih satu jenis dengan seledri yang rendah kalori dengan rasa lemon-manis dan sedikit pahit. “Dill dapat menjadi sumber vitamin A dan C yang sangat baik  dan dapat mendukung kesehatan pencernaan dan ginjal,”tambahnya. 
 
Air lemon 
 
"Sifat kimianya yang unik memungkinkan air lemon mencerahkan warna sayuran bila ditambahkan ke hidangan,” ujar Hamshaw. Air lemon dikemas dengan vitamin C, yang berperan aktif dalam kekebalan, elastisitas kulit, penyerapan zat besi, dan pencegahan penyakit jantung. Ia merekomendasikan untuk menambahkannya ke tumisan atau saus tomat, atau memerasnya ke ayam, ikan, dan sayuran.
 

 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif