Pusing selama kehamilan memiliki penyebab tersendiri pada setiap trimester. (Foto: Marcelo Matarazzo/Unsplash.com)
Pusing selama kehamilan memiliki penyebab tersendiri pada setiap trimester. (Foto: Marcelo Matarazzo/Unsplash.com)

Mengatasi Pusing Selama Hamil

Rona kehamilan
14 Desember 2018 12:57
Jakarta: Tidak jarang Anda merasakan pusing saat hamil. Pastinya ada beberapa ibu hamil, khususnya yang tengah hamil muda, mengalami sakit kepala atau pusing.
 
Selama menjalani masa kehamilan, pastinya Anda dilarang untuk makan sembarangan obat yang bukan dari resep dokter.
 
Karena kalau asal-asalan saja makan dan minum sembarangan obat, bisa berakibat fatal buat janin.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Meskipun obat itu diperbolehkan, tetapi kalau dosis dan cara meminumnya salah akan sangat berbahaya buat janin dan Anda sendiri.
 
Pusing selama kehamilan memiliki penyebab tersendiri pada setiap trimester. Ini bisa muncul untuk pertama kalinya setelah pembuahan, kemudian akan terus muncul dari waktu ke waktu selama masa kehamilan Anda, dilansir dari BabyCenter.
 
Mengatasi Pusing Selama Hamil
(Pusing selama kehamilan memiliki penyebab tersendiri pada setiap trimester. Foto: Josh Bean/Unsplash.com)
 
(Baca juga: Hamil dengan Masalah Jantung? Kenali Risikonya)
 
Mengantuk, kelelahan, dan pusing bisa menjadi gejala awal kehamilan Anda. Manifestasi seperti itu paling sering terjadi pada wanita yang sering mengalami banyak tekanan emosional, kelebihan beban fisik, anemia, atau berbagai penyakit vaskular.
 
Bagaimana cara pengobatan pusing Anda yang tengah hamil?
 
Selama kehamilan Anda normal, pusing tidak mewakili risiko dan tidak memerlukan pengobatan. Dokter menyarankan untuk melakukan tindakan melawannya hanya dalam 3 kasus tertentu, yaitu anemia, tekanan darah rendah, dan diabetes gestasional.
 
Hanya diabetes gestasional dan anemia beratlah selama kehamilan yang memerlukan pengobatan.
 
Ada kemungkinan untuk memperbaiki kekurangan zat besi dengan diet. Tekanan darah rendah bisa diatasi dengan bantuan teh hitam atau kopi dalam jumlah sedang.
 
Tapi, ada baiknya konsultasikan terlebih dahulu ke dokter spesialis kandungan Anda sebelum mengambil tindakan tersebut.
 

Maria Fransiska
 


 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(TIN)


social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif