Penyakit multiple sclerosis. (anthroposophic-health.org)
Penyakit multiple sclerosis. (anthroposophic-health.org)

Mengenal Penyakit Multiple Sclerosis yang Diderita Pepeng

Rona kesehatan pepeng meninggal
Torie Natalova • 06 Mei 2015 12:04
medcom.id, Jakarta: Komedian sekaligus presenter kuis "Jari-Jari" Ferrasta Soebardi atau Pepeng meninggal dunia pagi ini di RS Cinere karena mengidap penyakit multiple sclerosis yang telah dideritanya sejak 2005 silam.
 
Apa itu penyakit multiple sclerosis?
 
Penyakit ini merusak saraf tulang belakang dan otak serta saraf optik. Jaringan parut atau plak terbentuk saat mielin yang menutupi saraf rusak. Tanpa mielin, sinyal listrik yang seharusnya ditransmisikan ke otak dan tulang belakang menjadi terganggu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ini berpengaruh pada kerja tubuh seperti gerakan, rangsangan bahkan proses berpikir si penderita. 
 
Memang belum dipastikan apa yang menyebabkan penyakit ini. Namun, ada berbagai cara untuk memperlambat multiple sclerosis dan mereka yang menderita penyakit ini bisa menjalani hidup produktif. Sementara, dugaan penyebab penyakit ini adalah genetik (keturunan) atau terinfeksi virus karena lemahnya sistem kekebalan tubuh, lingkungan dan tempat tinggal.
 
Penyakit ini biasanya menyerang mereka yang berusia 20 hingga 40 tahun dan dua kali lipat lebih terjadi pada perempuan.
 
Mendiagnosa penyakit ini juga tidak mudah dilakukan karena gejalanya menyerupai penyakit lain seperti lupus atau infeksi otak. Untuk memastikannya, pasien dapat melakukan MRI, tes darah dan spinal tap.
 
Ada beberapa cara untuk memperlambat perkembangan penyakit ini seperti pengobatan, fisioterapi, rehabilitasi dan konseling.
 
Gejala- gejala multiple sclerosis, di antaranya :
 
Otot menjadi lemah
Berkurangnya koordinasi
Pandangan menjadi kabur atau berbayang
Nyeri pada mata
Mati rasa
Hilang keseimbangan
 
Jika semakin parah, gejalapun akan bertambah banyak seperti:
 
Otot-otot menjadi kaku
Tidak dapat mengontrol keluarnya air seni
Sensitif terhadap suhu yang tinggi (panas)
Gangguan seksual
Kelelahan
Kesulitan bicara dan menelan
Tremor (bergetar)
Sulit berjalan
Kejang dan kesulitan bernapas tapi hal ini sangat jarang terjadi.   (Berbagai sumber)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(LOV)


social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif