Perhatikan makanan yang Anda konsumsi. Jika menimbulkan alergi sebaiknya hindari. (Foto: Pexels.com)
Perhatikan makanan yang Anda konsumsi. Jika menimbulkan alergi sebaiknya hindari. (Foto: Pexels.com)

Makanan yang Memperburuk Penyakit Asma

Rona asma
Sunnaholomi Halakrispen • 12 Januari 2020 13:55
Jakarta: Asma adalah suatu kelainan berupa peradangan kronik saluran napas yang menyebabkan penyempitan saluran napas (hiperaktifitas bronkus) sehingga menyebabkan gejala episodik berulang berupa mengi, sesak napas, dada terasa berat, dan batuk terutama pada malam atau dini hari.
 
Penyebab pasti dari penyakit asma belum diketahui. Para peneliti berpikir beberapa interaksi faktor genetik dan lingkungan bisa menyebabkan asma, paling sering terjadi pada awal kehidupan.
 
Tidak ada diet khusus yang bisa menyembuhkan Anda dari penyakit asma. Namun, ada sejumlah makanan yang bisa memperburuk kondisi asma Anda, bahkan memicu serangan. Maka sebaiknya, hindarilah makanan di bawah ini seperti dilansir dari tulisan Sabrina Felson, MD dalam WebMD.

1. Buah kering

Ada beberapa makanan yang mungkin ingin Anda hindari jika Anda menderita asma, salah satunya buah-buahan kering. Meskipun buah segar, terutama jeruk dan apel, dapat membantu mengendalikan asma Anda. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sulfit yang membantu mempertahankan buah kering dapat memperburuk kondisi asma bagi sebagian orang. Alkohol, terutama anggur merah, udang, acar sayuran, ceri maraschino, dan jus lemon botol, juga sering mengandung sulfit. Maka sebaiknya, hindari buah kering dan kawanannya tersebut," tulis Felson.

2. Kopi

Felson menjelaskan salisilat adalah bahan kimia yang muncul secara alami dalam kopi, teh, herbal, rempah-rempah, dan bahkan dalam pil antiinflamasi, seperti aspirin. "Meskipun sebagian besar orang tidak bereaksi terhadap mereka, bahan ini dapat membuat sebagian orang lebih sulit untuk bernapas, terutama jika Anda sudah menderita asma," papar Felson dalam sumber yang sama.
 
Makanan yang Memperburuk Penyakit Asma
(Jika Anda alergi terhadap kacang-kacangan, sebaiknya hidari. Karena kacang juga salah satu pemicu khas meskipun setiap orang berbeda. Foto: Pexels.com)

3. Alergi makanan

Penderita asma rentan memiliki alergi makanan. Bahkan, reaksi makanan bisa menyebabkan mengi dan gejala asma lainnya. Dalam beberapa kasus, reaksi asma lebih buruk, jika Anda berolahraga setelah Anda makan makanan tertentu.
 
Coba perhatikan makanan apa saja yang berhasil memicu serangan asma Anda, lalu segera hindari. Pemicu yang khas adalah kacang, susu, gandum, dan kerang, meskipun setiap orang berbeda.

4. Makan terlalu banyak

Ketika Anda makan lebih banyak kalori daripada yang Anda bakar, tubuh Anda menyimpan ekstra dalam sel-sel lemak. Anda pun bisa kelebihan berat badan jika Anda melakukannya terlalu banyak. 
 
Apabila Anda menjadi obesitas, Anda lebih rentan untuk menderita asma bahkan kondisi ini bisa membuat gejala Anda lebih buruk. Selain itu, Anda mungkin tidak merespons sejumlah perawatan khas seperti steroid inhalasi yang menghentikan serangan asma.

5. Suplemen

Felson menyebutkan sebagai aturan umum, suplemen tidak berfungsi sebaik nutrisi dari makanan untuk melindungi Anda dari asma. Jadi, tetap konsumsilah buah-buahan, sayuran, dan ikan. 
 
Meskipun tersedia suplemen yang diyakini sapat meredakan gejala asma, sayangnya belum ada penelitian yang menunjukkan dengan pasti bahwa suplemen khusus itu berfungsi. Bicaralah dengan dokter tentang suplemen apa pun yang Anda konsumsi, karena dapat memengaruhi obat-obatan untuk asma Anda. 
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif