Ilustrasi pernikahan. Foto: Dok/Pexels
Ilustrasi pernikahan. Foto: Dok/Pexels

Selamat Pagi Indonesia

Pentingnya Tes Kesehatan Pranikah Untuk Pasangan dan Calon Bayi

Rona kesehatan Pernikahan tips kesehatan seks dan kesehatan
MetroTV • 07 September 2021 13:37
Jakarta: Tes kesehatan pranikah merupakan langkah penting untuk mencegah penyakit menular dan genetik terhadap pasangan ataupun calon bayi. Selain melakukan tes laboratorium, calon pasangan yang akan menikah pun disarankan melakukan sejumlah vaksinasi.
 
Dokter Spesialis Penyakit Dalam Wismandari Wisnu menyarankan, pasangan yang akan menikah menjalani tes kesehatan pranikah sejak enam bulan sebelum pernikahan. Ini untuk menghindari penyakit menular terhadap pasangan dan juga meminimalisir kelainan terhadap calon bayi.
 
"Paling tidak kita sudah mengeliminasi hal-hal yang mungkin menyebabkan anak kita terjadi kelainan, jadi kita sudah tahu dari awal. Nah itu saya rasa sesuatu yang penting," ujar Wismandari ujar Wismandari dalam tayangan Selamat Pagi Indonesia di Metro TV, Selasa, 7 September 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Beberapa tes yang harus dijalani antara lain tes darah hematologi, tes gula darah, tes kelamin dan juga tes urine. Tes darah hematologi seperti leukosit, trombosit bertujuan untuk mendiagnosis kelainan darah yang bisa diturunkan kepada calon anak dan juga melihat perbedaan rhesus golongan darah kedua pasangan.
 
"Tes golongan darah yang kita lihat bukan A, B, dan O-nya saja tetapi juga rhesusnya, yang lebih bahaya itu rhesusnya, kalau A, B, O nikah sama siapa aja enggak masalah," jelas Wismandari.
 
Penyakit kelamin yang bisa menularkan ke pasangan maupun calon anak adalah ToRCH. ToRCH adalah kelompok penyakit infeksi yang disebabkan oleh Toxoplasma Gondii, Rubella, Cytomegalovirus (CMV), dan virus herpes simplek. Namun, Wismandari mengatakan penyakit infeksi lebih mudah untuk diobati dibandingkan penyakit genetik.
 
Wismandari juga mengatakan calon pasangan yang akan menikah sebaiknya melakukan vaksinasi enam bulan sebelumnya. Vaksinasi yang direkomendasikan yaitu campak Rubella, Hepatitis B dan juga HPV.
 
Pemeriksaan kesehatan dan vaksinasi pranikah secara lengkap dapat dilakukan di rumah sakit. Namun, biayanya memang cukup mahal dan mencapai hingga di atas delapan juta. Pemeriksaan kesehatan dan vaksinasi pranikah juga dapat dilakukan di Puskesmas dengan tanpa biaya, meski belum selengkap di rumah sakit. (Widya Finola Ifani Putri)
 
(MBM)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif