Saat berusia 20-an, sel-sel otak mulai berkurang. (Foto: Engin Akyurt/Pexels)
Saat berusia 20-an, sel-sel otak mulai berkurang. (Foto: Engin Akyurt/Pexels)

Kebiasaan Lupa, Normal atau Tanda Bahaya?

Rona alzheimer
Anda Nurlaila • 16 Januari 2020 08:07
Jakarta: Setiap orang pasti pernah lupa di kehidupan sehari-hari. Lupa di tempat menyimpan kunci, nama seseorang setelah beberapa menit atau tidak tahu di mana memarkir mobil.
 
Tidak perlu khawatir berlebihan. Seperti dimuat dalam WebMD, tidak ada orang dengan ingatan sempurna dan tidak pernah lupa. Bahkan saat berusia muda.

Lupa yang Normal

Hal-hal yang baru Anda pelajari, seperti nama orang yang Anda kenal di pesta paling sulit diingat. Selain itu, otak punya banyak ruang penyimpanan. Otak perlu ruang untuk menyimpan hal-hal bermanfaat dan menghilangkan detail yang kurang penting dan jarang diakses.
 
Lupa yang umum lainnya adalah tempat meletakkan barang atau janji temu yang sudah dijadwalkan. Sebagian besar akibat Anda tidak memerhatikannya karena fokus pada hal lain. Seperti alih-alih mencari di mana memarkir mobil Anda justru lebih memikirkan barang-barang belanjaan. Penyebab lupa juga termasuk lelah, sakit, atau stres.

Trik Cepat Mengingat

Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk meningkatkan daya ingat. Mengatur ulang kehidupan Anda, misalnya:

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Terorganisir. Simpan barang-barang yang cenderung mudah terlupakan di tempat yang sama. Simpan kunci mobil di rak berpengait. Simpan ponsel, pengisi daya di laci yang sama.
 
Catat. Buat jadwal, nomor telepon dan ulang tahun di catatan yang mudah Anda temukan setiap saat. Menulis juga membantu mengingat sesuatu.
 
Atur kalender. Tuliskan jadwal rapat, janji temu, acara keluarga pada kalender. Perhatikan jadwal pada kalender malam hari sebelum tidur agar Anda dapat mengingatnya.
 
Permainan kata. Buat kata sandi online yang tidak akan pernah Anda lupakan dengan menggunakan akronim. Seperti kalimat atau frasa yang mudah diingat. Misalnya, menggunakan inisial nama dan tahun klub idola Anda menang.
 
Ulangi, ulangi, ulangi. Dari nama seseorang yang baru saja Anda temui hingga alamat yang harus dituju, ucapkan beberapa kali agar menyegarkan ingatan tentang hal itu.
 
Aktivitas memperbaiki ingatan. Lakukan sesuatu untuk menantang otak, seperti mempelajari bahasa baru, diskusi tentang sebuah buku dengan teman-teman Anda, atau meringkuk dengan teka-teki silang.
 
Bersosialisasi. Orang yang menjadi sukarelawan, atau ikut dalam acara keluarga lebih cenderung tetap waspada dan memiliki ingatan tajam.

Gaya Hidup dan Memori

Gaya hidup memengaruhi daya ingat. Diet Anda berperan dalam ingatan. Kolesterol, tekanan darah, dan gula darah yang terlalu tinggi merusak pembuluh darah di sekitar otak. Studi di Harvard menunjukkan orang yang mengasup lemak jenuh berlebihan lebih buruk dalam tes memori daripada mereka yang makan lebih sedikit. Pertimbangkan diet Mediterania yang mencakup ikan yang kaya omega-3, minyak zaitun yang menyehatkan jantung dan produk segar.
 
Kebiasaan Lupa, Normal atau Tanda Bahaya?
 
Olahraga rutin meningkatkan aliran darah ke otak. Latihan fisik selama 30 menit tiap hari diimbangi dengan tidur cukup membantu otak menyimpan memori dan lebih mudah mengaksesnya nanti.
 
Jika Anda merokok, berhentilah. Ini merusak pembuluh darah. Alkohol juga mengacaukan ingatan.

Memori dan Penuaan

Saat berusia 20-an, sel-sel otak mulai berkurang dan bahan kimia tertentu juga mulai menurun. Semakin tua usia, risiko penurunan ingatan semakin tinggi.
 
Tapi perubahan memori tidak selalu menandakan penyakit Alzheimer. Sering lupa juga dapat disebabkan oleh stroke, cedera kepala, kekurangan vitamin dalam diet, atau masalah tidur, termasuk penggunaan obat-obatan tertentu.
 
Beberapa tanda bahaya pada ingatan jika Anda terlalu sering lupa sehingga mengganggu kehidupan sehari-hari. Lupa tempat memarkir setiap hari, lupa di mana tempat tinggal Anda dan lupa seseorang yang Anda kenal baik seperti teman atau saudara. Jika Anda tinggal dengan seseorang yang tidak yakin di mana dia tinggal, atau berada pada tahun berapa segera bawa ke dokter.
 

(FIR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif