Ilustrasi-Unsplash
Ilustrasi-Unsplash

Jus Nanas Bisa Menekan Peradangan

Rona tips kesehatan jus nanas peradangan
Sunnaholomi Halakrispen • 12 Mei 2020 11:18
Jakarta: Jus nanas diyakini dapat membantu mengurangi peradangan. Bahkan, sejumlah orang menganggap minuman satu ini sebagai pelengkap untuk perawatan beragam penyakit kronis.
 
Hal itu disebabkan oleh konten bromelain yang dimiliki oleh buah nanas. Dilansir dari Heathline, beberapa penelitian menunjukkan bahwa senyawa ini mungkin sama efektifnya dengan obat antiinflamasi non-steroid (NSAID). Tetapi dengan efek samping yang lebih sedikit.
 
Di Eropa, bromelain disetujui untuk digunakan dalam mengurangi peradangan yang disebabkan oleh trauma atau pembedahan. Selain itu, juga untuk mengobati luka bedah atau luka bakar yang dalam.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bahkan, ada bukti bahwa mengonsumsi bromelain sebelum operasi dapat membantu mengurangi tingkat peradangan, dan rasa sakit yang disebabkan oleh pembedahan.
 
Beberapa penelitian lebih lanjut menunjukkan bahwa bromelain dapat membantu mengurangi rasa sakit dan peradangan yang disebabkan oleh cedera olahraga, rheumatoid arthritis, atau osteoarthritis lutut. Namun, masih diperlukannya penelitian lebih lanjut untuk menguji efek langsung dari jus nanas pada peradangan.
 
Oleh karena itu, tidak jelas apakah asupan bromelain yang dicapai melalui minum jus nanas dalam jumlah kecil hingga sedang akan memberikan manfaat antiinflamasi, yang sama seperti diamati dalam penelitian ini.
 
Studi lain pun menunjukkan bahwa jumlah bromelain yang terkonsentrasi dapat membantu melindungi terhadap kanker. Namun, saat ini tidak jelas apakah jus nanas menawarkan manfaat serupa pada manusia.
 
Bromelain sendiri merupakan sekelompok enzim yang dapat membantu mengurangi peradangan yang disebabkan oleh trauma, cedera, pembedahan, rheumatoid arthritis, atau osteoarthritis. Namun, studi lebih spesifik jus diperlukan.
 
Jus nanas umumnya dianggap aman bagi kebanyakan orang. Namun, keasaman minuman ini juga dapat memicu mulas atau refluks pada beberapa orang. Khususnya, mereka yang menderita penyakit gastroesophageal reflux (GERD) mungkin ingin menghindari mengkonsumsi minuman ini dalam jumlah besar.
 
Oleh karena itu, jika Anda minum obat, konsultasikan dengan dokter Anda atau ahli diet terdaftar untuk memastikan bahwa Anda aman untuk mengonsumsi jus nanas. Terlepas dari potensi manfaatnya, penting untuk diingat bahwa jus nanas tetap rendah serat namun tinggi gula.
 

(FIR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif