FITNESS & HEALTH

Tubuh Tetap Langsing dan Sehat! 5 Jus Buah untuk Diet Efektif Saat Bulan Ramadan

Mia Vale
Jumat 06 Maret 2026 / 07:00
Ringkasnya gini..
  • Makanan rendah kalori dengan kadar air dan serat tinggi dapat membantu proses penurunan berat badan.
  • Jus buah efektif mengembalikan cairan tubuh setelah seharian berpuasa.
  • 5 jenis jus buah yang bisa membantumu untuk diet selama puasa Ramadan.
Jakarta: Saat menjalani puasa Ramadan, sebagian orang ada yang menganggapnya bisa sekaligus menurunkan berat badan. Pasalnya, selama berpuasa, asupan makan dan minum dibatasi dalam rentang waktu tertentu sehingga jumlah kalori yang masuk ke tubuh otomatis berkurang. 

Namun faktanya, banyak pula yang justru berat badan di timbangan semakin ke kanan alias naik. Ya, tantangan menjaga pola makan saat Ramadan adalah ketika saat berbuka, di mana rasa lapar dan haus sering mendorong keinginan menyantap makanan tinggi gula dan lemak secara berlebihan.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi makanan rendah kalori dengan kadar air dan serat tinggi dapat membantu proses penurunan berat badan secara lebih efektif. 

Dengan kata lain, kombinasi cairan dan serat sangat tepat dikonsumsi untuk menjaga berat badan saat puasa. Seperti jus buah, misalnya. Kandungan airnya membantu mengembalikan cairan tubuh setelah seharian berpuasa, sementara serat membuat rasa kenyang bertahan lebih lama. 

Berikut lima jenis jus buah yang bisa membantumu untuk diet selama puasa Ramadan!
 

Jus timun

Timun dikenal sebagai bahan makanan rendah kalori dengan kandungan air yang sangat tinggi. Dalam 100 gram jus timun, terdapat berkisar 40 kkal dan sekitar 96 gram air. 

Bahkan, jus timun dapat membantu menekan rasa lapar. Sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal Nutrients (2016) menyebutkan bahwa konsumsi makanan rendah kalori yang tinggi air dan serat berkontribusi signifikan dalam penurunan berat badan.
 

Jus alpukat

Kandungan lemak dalam alpukat, termasuk lemak tak jenuh tunggal, seperti asam oleat yang baik bagi tubuh. Lemak sehat ini membantu memberikan rasa kenyang lebih lama sehingga mencegah makan berlebihan saat berbuka. 

Selain membantu mengontrol nafsu makan, alpukat juga dikenal bermanfaat bagi kesehatan jantung. Ingat, konsumsilah jus alpukat tanpa tambahan gula atau susu kental manis.


(Jus timun dapat membantu menekan rasa lapar. Foto: Dok. Gemini AI)​
 

Jus apel

Apel menjadi salah satu buah favorit untuk diet. Berkisar 85 persen kandungan apel adalah air, dan satu buah apel mengandung kurang lebih 5 gram serat. Perpaduan air dan serat tersebut membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil serta memberikan rasa kenyang lebih lama. Dengan kalori yang relatif rendah, jus apel bisa menjadi alternatif pengganti minuman manis atau gorengan saat berbuka.
 

Jus pisang

Karena kalorinya yang tinggi, pisang kerap direkomendasikan dalam pola makan sehat. Buah ini bebas lemak dan kolesterol, serta rendah natrium. Pisang memiliki indeks glikemik rendah dan sedang sehingga membantu mengontrol kadar insulin dan berat badan. 

Kandungan kalium, magnesium, mangan, serat, dan antioksidannya juga mendukung metabolisme tubuh dan membantu menahan rasa lapar lebih lama.
 

Jus semangka

Dikenal sebagai buah dengan kadar air sangat tinggi. Dalam 100 gram semangka, kalori yang terkandung hanya berkisar 30 kkal. Angka yang tergolong rendah, sehingga cocok untuk membantu defisit kalori saat diet. 

Kandungan airnya membantu tubuh tetap terhidrasi dan mengurangi rasa lapar berlebihan saat berbuka. Selain itu, semangka juga mengandung likopen, antioksidan yang berperan melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

Memang, mengonsumsi jus rendah kalori yang kaya air dan serat dapat membantu program diet selama Ramadan berjalan lebih efektif. Tapi agar lebih optimal, imbangi dengan aktivitas fisik ringan serta pola makan seimbang saat sahur dan berbuka puasa. 

Hindari tambahan gula pada jus. Pun pilih buah segar dan konsumsi dalam porsi wajar agar kebutuhan nutrisi tetap terpenuhi tanpa melampaui batas kalori harian. 

Jadikan momen Ramadan ini untuk membangun kebiasaan makan yang lebih sehat sekaligus menjaga berat badan tetap stabil.


Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(yyy)

MOST SEARCH