Jus buah tanpa penambahan gula lebih sehat dibandingkan jus buah dalam kemasan (Foto:Healthyfoodhouse)
Jus buah tanpa penambahan gula lebih sehat dibandingkan jus buah dalam kemasan (Foto:Healthyfoodhouse)

Kadar Gula dalam Jus Melebihi Minuman Soda?

Rona kesehatan
16 Februari 2015 13:28
medcom.id, Jakarta: Mengonsumsi jus sama pentingnya seperti Anda meyantap buah segar. Tapi, dengan syarat Anda tak menambahkan gula di dalamnya.
 
Ternyata, jus buah mengandung lebih banyak gula melebihi minuman bersoda seperti Coca-Cola.
 
Hasil penelitian menunjukkan, lebih dari 200 jus, makanan manis dan minuman buah, terdapat kadar gula tinggi melebihi minuman bersoda, yakni 10.6 gram setiap 100 ml. Dan yang lebih mengejutkan, ini ditemukan pada jus kemasan untuk anak-anak.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Banyak orangtua yang masih membeli jus buah untuk anak-anak. Mereka berpikir memilih produk yang sehat sehingga anak-anak harus diberikan jus sesering mungkin," kata ahli gizi Kawther Hashem.
 
Hashem menegaskan, jus untuk dikonsumsi sesekali, tidak untuk sehari-hari.
 
Ahli bedah Dr Sally Norton mengomentari penelitian dan mengatakan, gula dari buah alami tak berarti baik untuk Anda. Jadi jangan terbuai dengan taktik pemasaran jus buah alami.
 
Dia juga menjelaskan, jenis gula dalam buah disebut fruktosa, yakni gula yang tidak menimbulkan lonjakan gula darah (efek jangka panjang yang dapat menyebabkan diabetes tipe-2), tapi jumlah lemak yang disimpan dalam hati, yang pada akhirnya dapat menyebabkan sejumlah penyakit.
 
Masyarakat meminta kepada produsen untuk mengurangi jumlah gula yang ditambahkan pada produk mereka.
 
"Ini adalah skandal lengkap bahwa minuman ini dipasarkan kepada anak-anak. Orangtua berpikir seolah-olah mereka 'sehat,' ini harus dihentikan," kata Profesor Graham MacGregor.
 
Alison Tedstone, kepala ahli gizi kesehatan masyarakat Inggris mengatakan bahwa keluarga harus lebih sadar terhadap asupan gula mereka. Tapi bukan berarti mereka harus membiasakan diri untuk mengonsumsi jus lima kali sehari.
 
"Jus buah memang bermanfaat, namun karena proses jus mengeluarkan gula dari buah, maka kami sarankan agar Anda mencoba membatasi jus buah 150 ml per hari, termasuk mengonsumsi makanan manis lainnya untuk mengurangi risiko kerusakan gigi," kata Dr Tedstone.
 
Mr Rupert Allen, kepala ahli diet di rumah sakit Lister, London, menjelaskan bahwa kita harus lebih fokus untuk makan buah dan sebisa mungkin kurangi minum jus.
 
"Buah segar umumnya lebih menguntungkan karena  gula yang terkandung dalam struktur buah. Buah segar juga mengandung banyak serat yang memiliki manfaat bagi kesehatan," katanya.
 
Dibanding jus buah, buah segar dapat mengurangi kecenderungan camilan tinggi gula atau makanan tinggi lemak lainnya. Jus buah yang dibuat di rumah akan lebih baik bagi Anda, karena mengandung banyak ampas dan daging buah, serta lebih tinggi serat. Anda juga tak perlu khawatir tentang tambahan gula di dalamnya. (Ningtriasih femalefirst)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(ROS)


social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif