Selain manfaat untuk kesehatan mental, meditasi juga ternyata memiliki efek yang positif bagi kesehatan fisik seperti mengurangi sakit punggung. (Ilustrasi/Pexels)
Selain manfaat untuk kesehatan mental, meditasi juga ternyata memiliki efek yang positif bagi kesehatan fisik seperti mengurangi sakit punggung. (Ilustrasi/Pexels)

Apakah Meditasi dapat Mengurangi Sakit Punggung?

Rona meditasi kesehatan mental
Raka Lestari • 22 Mei 2020 13:07
Jakarta: Sudah banyak yang tahu bahwa melakukan meditasi dapat memiliki efek yang positif bagi kesehatan mental. Selain manfaat untuk kesehatan mental, meditasi juga ternyata memiliki efek yang positif bagi kesehatan fisik seperti mengurangi sakit punggung.
 
Fadel Zeidan, asisten profesor neurobiologi dan anatomi di Wake Forest School of Medicine menjelaskan bahwa meditasi dapat mengubah aktivitas di bagian otak yang bekaitan dengan perhatian dan emosi.
 
“Salah satu efek terbesar dari meditasi adalah dengan mengurangi aktivitas pada bagian otak yang mengirim informasi dari tubuh ke otak,” ujar Zeidan.”Perubahan tersebut dapat membut orang-orang untuk lebih mudah mengenali dan menerima rasa sakit sehingga tidak merasa terganggu karena rasa sakit tersebut,” jelasnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Meskipun memang, menurut Zeidan melakukan terapi perilaku kognitif yang memiliki sedikit teknik yang berbeda dengan meditasi akan menghasilkan sedikit efek yang berbeda pada otak. “Akan tetapi, hasil akhir dari terapi perilaku kognitif atau meditasi keduanya dapat menghasilkan rasa sakit yang lebih sedikit,” kata Zeidan.
 
“Meditasi berfokus pada mengurangi stres, yang memiliki fokus utama tidak hanya dalam peningkatan kesadaran perasaan emosional dan perasaan fisik termasuk rasa sakit, tetapi mengubah cara Anda bereaksi dan menfasirkan rasa sakit itu sendiri,” kata Daniel C. Cherkin, peneliti senior di Group Health Research Institute di Seattle.
 
“Selain meditasi, terapi perilaku kognitif (CBT) sudah direkomendasikan sebagai terapi yang disarankan untuk mengurangi nyeri punggung,” ujar Cherkin.
 
Salah satu contohnya adalah American College of Physicians dan American Pain Society menyarankan agar dokter mempertimbangkan terapi CBT menjadi alternatif pilihan non-medis lain seperti akupunktur, terapi pijat dan terapi olahraga, untuk pasien dengan nyeri punggung bawah kronis.
 

 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif