Sindrom Raynaud adalah kelainan yang memengaruhi sirkulasi darah dan menyerang jari-jari tangan atau kaki. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)
Sindrom Raynaud adalah kelainan yang memengaruhi sirkulasi darah dan menyerang jari-jari tangan atau kaki. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)

Gejala Sindrom Raynaud yang Menyerang Jari Tangan dan Kaki

Rona gaya Sindrom Raynaud
Torie Natalova • 01 November 2019 16:06
Jakarta: Fenomena Raynaud atau yang juga dikenal sebagai sindrom Raynaud adalah kelainan yang memengaruhi sirkulasi darah dan menyerang jari-jari tangan atau kaki. Kondisi ini muncul ketika Anda mengalami kedinginan, cemas atau stres dan cenderung terjadi selama musim dingin tiba.
 
Ada dua jenis utama sindrom Raynaud yaitu Raynaud pratama dan sekunder. Raynaud pratama terjadi tanpa sebab jelas, sedangkan raynaud sekunder biasanya berkaitan dengan masalah kesehatan lain.
 
Sindrom getaran tangan-lengan atau vibration white finger adalah bentuk sekunder dari sindrom raynaud yang dipicu oleh penggunaan terus menerus mesin genggam bergetar seperti peralatan listrik yang sering ditemui di lingkungan industri.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mengendarai motor bebek dalam musim dingin juga dapat memicu getaran penyebab serangan raynaud.

Gejala-gejala sindrom raynaud

Pada dasarnya, sindrom ini menyebabkan pembuluh darah menyempit sebagai respons terhadap pemicu eksternal seperti stres dan suhu dingin, menyebabkan Anda merasakan mati rasa di satu atau lebih jari-jari tangan atau kaki.
 
Selain mati rasa, gejalanya juga bisa meliputi seperti kesemutan ditusuk jarum, jari tangan atau kaki berwarna putih dan sulit menggerakkan jari-jari.
 
Gejala Sindrom Raynaud yang Menyerang Jari Tangan dan Kaki
(Penampakan Sindrom Raynaud. Foto: Dok. Nejm.org)
 
Serangan raynaud dapat terjadi ketika suplai darah ke kulit melambat, yang berarti pembuluh darah menyempit lebih cepat dan lebih ketat dari biasanya.
 
Selama serangan itu, jari-jari tangan dan kaki dapat berubah warna, terasa dingin dan mati rasa karena kekurangan aliran darhah. Setelah bagian tubuh yang dingin menjadi hangat, aliran darah normal kembali dalam waktu sekitar 15 menit.
 
Sindrom raynaud paling umum terjadi pada wanita di antara usia 15-25 tahun dan terutama tinggal di lingkungan atau tempat dingin. Raynaud sekunder cenderung mulai terjadi setelah usia 35-40 tahun dan paling umum terjadi pada mereka dengan penyakit jaringan ikat seperti scleroderma, sindrom Sjogren, dan lupus serta sindrom carpal tunnel yang mempengaruhi saraf di pergelangan tangan.
 
Adapun cara untuk mencegah serangan raynaud terutama pada mereka yang berpotensi seperti mempertahankan gaya hidup sehat, menjaga agar tangan dan kaki tetap hangat dan kering, kenakan sarung tangan jika merasa kedinginan serta baju hangat, jangan merokok karena dapat mempersempit pembuluh darah lebih cepat, olahraga teratur untuk meningkatkan aliran darah.
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif