Ilustrasi-Pexels
Ilustrasi-Pexels

Kerugian Menjalani Diet Telur Rebus

Rona diet
Kumara Anggita • 30 Juni 2020 08:10
Jakarta: Diet telur rebus adalah diet yang cukup digemari banyak orang. Sebab bisa menurunkan berat badan dengan cepat.
 
Dilansir dari Healthline, Ariele Chandler pembuat diet ini mengungkapkan bahwa diet telur dapat membantu Anda menurunkan hingga 11 kilogram hanya dalam waktu 2 minggu. Ini mungkin saja terjadi mengingat orang yang mengikut diet ini harus makan makanan yang rendah kalori.
 
Diet ini cukup efektif untuk dilakukan dalam jangka pendek. Namun bukan ide bagus untuk diterapkan dalam jangka panjang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Diet telur rebus sangat membatasi dan menawarkan sedikit variasi makanan. Diet ini hanya mengizinkan beberapa makanan tertentu dan menghilangkan seluruh kelompok makanan.
 
Selain itu, diet ini tidak hanya sulit diikuti dalam jangka panjang, tetapi juga membuatnya sulit untuk memenuhi kebutuhan nutrisi Anda. Risiko kekurangan gizi Anda dapat meningkat, terutama jika Anda mengikuti diet jangka panjang.
 
Terlebih lagi dietnya sangat rendah kalori, sehingga mungkin tidak bisa dilakukan oleh untuk banyak orang. Pembatasan kalori yang berkepanjangan dapat menyebabkan efek samping yang serius, termasuk tingkat energi yang rendah, gangguan fungsi kekebalan tubuh, penurunan kepadatan tulang, dan gangguan menstruasi.
 
Rencana diet ini juga dapat mempromosikan kebiasaan makan yang tidak sehat. Yaitu dengan menghilangkan seluruh kelompok makanan dan sangat membatasi asupan makanan.
 
Jadi, diet telur ini sangat membatasi makan Anda, tidak bisa dilakukan secara berkelanjutan, dan menawarkan sangat sedikit variasi makanan. Pastikan Anda mencobanya dengan benar agar bukanlah kerugian yang Anda dapatkan.
 

(FIR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif