FITNESS & HEALTH
Berat Badan Tak Turun Padahal Sudah Diet dan Olahraga? Dokter Ungkap Penyebabnya
Fatha Annisa
Minggu 12 April 2026 / 15:06
- Tidak sedikit orang yang sudah olahraga dan konsumsi makanan sehat tetap tidak berhasil menurunkan berat badan.
- Penurunan berat badan sering kali terhambat oleh faktor biologis yang lebih kompleks daripada sekadar hitungan kalori dan olahraga.
- Mengatasi hambatan ini memerlukan perbaikan gaya hidup menyeluruh.
Jakarta: Sudah rajin olahraga dan makan sehat tapi angka di timbangan tidak kunjung berkurang"? Rasanya pasti gemas sekaligus frustrasi. Banyak yang menganggap bahwa diet cuma soal kalori masuk dan keluar. Padahal, tubuh jauh lebih kompleks dari sekadar hitungan angka.
Seorang ahli kesehatan, Dr. Thomas Paloschi, menjelaskan bahwa pengaturan berat badan melibatkan banyak faktor selain diet dan olahraga. Jika kemajuan kamu mandek, mungkin ada masalah biologis yang sedang menghambat.
Melansir laman Hindustan Times, berikut 7 alasan tersembunyi mengapa lemak tubuh susah hilang:
Oleh karenanya, coba perbanyak jalan kaki, pilih tangga daripada lift, atau sesekali bekerja sambil berdiri. Gerakan kecil dan spontan ini justru sangat membantu membakar energi, lho!
Gejalanya sering kali terlihat dari lemak perut yang membandel atau kadar trigliserida yang tinggi.
Catatan penting bagi kamu yang berat badannya naik drastis setelah ganti obat: konsultasi lah ke dokter. Jangan langsung berhenti minum obat sendiri, ya!
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(PRI)
Seorang ahli kesehatan, Dr. Thomas Paloschi, menjelaskan bahwa pengaturan berat badan melibatkan banyak faktor selain diet dan olahraga. Jika kemajuan kamu mandek, mungkin ada masalah biologis yang sedang menghambat.
Melansir laman Hindustan Times, berikut 7 alasan tersembunyi mengapa lemak tubuh susah hilang:
1. Kurang Bergerak
Olahraga satu jam di gym memang bagus, tapi apa yang kamu lakukan selama 23 jam sisanya? Jika sisanya kamu habiskan hanya dengan duduk diam, pembakaran kalori harian tetap akan rendah.Oleh karenanya, coba perbanyak jalan kaki, pilih tangga daripada lift, atau sesekali bekerja sambil berdiri. Gerakan kecil dan spontan ini justru sangat membantu membakar energi, lho!
| Baca juga: Cheat Sheet 4 Makanan Biar Berat Badan Stay Ideal |
2. Kurang Tidur
Kurang tidur ternyata mengacaukan hormon nafsu makan. Penelitian menunjukkan orang yang kurang tidur rata-rata mengonsumsi 300 kalori lebih banyak per hari. Efeknya, kamu jadi lebih gampang lapar, nafsu makan meningkat, dan susah menahan godaan makanan manis.3. Sering Konsumsi Makanan "Ultra-Proses"
Makanan kemasan yang melewati banyak proses pabrik (seperti sosis, biskuit, atau minuman manis) cenderung membuat kita susah kenyang. Orang yang sering makan makanan jenis ini bisa mengonsumsi hingga 500 kalori ekstra per hari karena teksturnya yang mudah dikunyah dan rasanya yang bikin ketagihan.4. Masalah Hormon: Resistensi Insulin
Insulin adalah hormon yang mengatur gula darah. Jika tubuh mengalami "resistensi insulin", hormon ini tidak bekerja dengan baik, sehingga tubuh justru lebih banyak menyimpan lemak daripada membakarnya.Gejalanya sering kali terlihat dari lemak perut yang membandel atau kadar trigliserida yang tinggi.
| Baca juga: Kopi + Lemon = Kurus? Cek Faktanya Sebelum FOMO! |
5. Faktor Usia dan Hormon (PCOS & Menopause)
Bagi perempuan, masalah hormonal seperti PCOS (masalah pada ovarium) sering kali berkaitan erat dengan sulitnya menurunkan berat badan. Begitu juga saat memasuki masa menopause, penurunan hormon estrogen membuat lemak lebih suka menumpuk di area perut meskipun cara diet kamu sama seperti saat masih muda.6. Efek Samping Obat-obatan
Beberapa jenis obat punya efek samping menghambat penurunan lemak atau bahkan menambah berat badan. Ini termasuk obat antidepresan, obat tekanan darah, hingga beberapa jenis obat diabetes.Catatan penting bagi kamu yang berat badannya naik drastis setelah ganti obat: konsultasi lah ke dokter. Jangan langsung berhenti minum obat sendiri, ya!
7. "Baterai" Sel yang Rusak
Mitokondria sering disebut sebagai pusat energi di dalam sel tubuh kita. Jika fungsinya terganggu, metabolisme akan menurun. Kondisi ini biasanya berkaitan dengan kesehatan tubuh secara keseluruhan dan pola hidup yang kurang sehat dalam jangka panjang.Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(PRI)