Apakah akupunktur bisa menurunkan berat badan? Simak informasinya berikut ini. (Foto: Unsplash.com)
Apakah akupunktur bisa menurunkan berat badan? Simak informasinya berikut ini. (Foto: Unsplash.com)

Peran Akupunktur dalam Penurunan Berat Badan

Rona akupunktur
Raka Lestari • 19 Desember 2019 12:42
Jakarta: Akupunktur merupakan salah satu teknik yang sudah cukup lama dikenal dalam dunia medis. Metode akupunktur sendiri dianggap memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, mulai dari meredakan nyeri punggung bahkan sampai menurunkan berat badan.
 
“Akupunktur merupakan suatu teknik terapi dengan perangsangan titik-titik tertentu di permukaan tubuh yang dapat berperan dalam menurunkan berat badan," ujar dr. Hety, Sp.Ak, dokter Spesialis akupuntur Klinik Sakti Medika.
 
"(Ini bisa) melalui beberapa cara, yaitu dengan mengatur pusat lapar kenyang di otak sehingga dapat menurunkan nafsu makan, meningkatkan tonus lambung sehingga porsi makan berkurang, memperbaiki metabolisme gula dan lemak sehingga penumpukan lemak berkurang,” paparnya lagi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia juga menambahkan bahwa tindakan akupunktur yang dilakukan sangatlah beragam, semuanya ditentukan oleh profil pasien dan kebutuhan sesuai dengan anjuran dokter saat konsultasi.
 
Peran Akupunktur dalam Penurunan Berat Badan
(Acara Media Gathering mengenai Solusi Kesehatan dan Kecantikan, di kawasan Jakarta Selatan, Rabu, 18 Desember 2019. Foto: Dok. Medcom.id/Raka Lestari)
 
“Tidak hanya menggunakan jarum, akupunktur juga dapat dilakukan dengan teknik elektroakupunktur, aquapunktur, tanam benang atau tarik benang, dan alat atau teknologi modern lainnya,” jelas dr. Hety, dalam acara Media Gathering mengenai Solusi Kesehatan dan Kecantikan, di kawasan Jakarta Selatan, Rabu, 18 Desember 2019.
 
Namun dr. Hety menambahkan bahwa dalam menurunkan berat badan, ada banyak faktor yang menentukan keberhasilan. Tidak hanya melalui akupunktur saja. 
 
“Jadi tidak bisa serta merta dengan melakukan akupunktur terus langsung turun berat badannya. Ada banyak faktor di sini, saya menyebutnya intake dan output,” jelasnya.
 
“Kalau misalnya intake banyak tapi output sedikit, tetap akan gemuk. Di sinilah akupunktur berperan. Dengan mereduksi intake, yaitu dengan menekan nafsu makan, meningkatkan tonus lambung, memperbaiki metabolism gula dan lemak,” ujar dr. Hety.
 
Selain akupunktur, dr. Hety juga menjelaskan bahwa membentuk pola hidup baru yang lebih sehat juga bisa mempercepat penurunan berat badan. Salah satunya adalah dengan mengurangi makanan manis. 
 
“Gula itu sangat tidak baik, sehingga sebaiknya dihindari. Dan dengan bantuan akupunktur yang dapat memengaruhi nafsu makan tubuh dan sebagainya, maka akan membentuk suatu pola baru. Sehingga yang tadinya biasa mengonsumsi makanan dalam jumlah banyak, dengan akupunktur makan dalam porsi sedikit saja sudah kenyang. Sehingga bisa terjadi penurunan berat badan,” tutup dr. Hety. 
 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif