Jika Anda tetap membiasakan diri dengan kondisi itu, tentunya pola makan Anda menjadi tidak sehat. Ketika merasa lapar, Anda cenderung akan menikmati makanan cepat saji dengan banyaknya kandungan kalori dan lemak.
Sadar ataupun tidak, pola makan menjadi tidak sehat. Namun, permasalahan ini bisa ditangani apabila Amda menjalankan sejumlah upaya dalam mengelola diri. Berikut beberapa tips yang dikutip dari WebMD.
1. Fokus pada tujuan
Jangan terlalu terpaku pada hal-hal seperti jumlah kalori, perencanaan menu, dan memerhatikan skala. Sebab, itu mungkin membuat Anda kehilangan jejak perubahan gaya hidup yang Anda cari. Bahkan, terjebak dalam kebiasaan makan dapat menyebabkan lebih banyak mengidam.Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Maka dari itu, jangan takut untuk mencoba makanan baru, atau berbagai cara menyiapkan favorit lama. Pastikan untuk memberi hadiah pada diri sendiri dengan suguhan sehat, jika Anda benar-benar ingin mencapai tujuan utama.
2. Jangan menggoda diri sendiri
Hilangkan keinginan untuk mengudap makanan yang tidak sehat dengan menjauhkannya dari rumah. Jika khawatir tentang membuat pilihan yang salah ketika berbelanja, tetaplah berpegang pada daftar makanan sehat. Selain itu, ingat untuk tidak pernah mengunjungi toko kelontong saat Anda lapar atau dalam suasana hati yang buruk.3. Jangan terlalu keras untuk diri sendiri
Jangan terobsesi dengan kegagalan Anda. Sebaliknya, belajarlah dari kesalahan Anda. Jangan biarkan satu atau dua kesalahan langkah menciptakan lebih banyak stres. Fokuslah pada gambaran besar dan kenali bagaimana Anda bisa memutus siklus lapar terus-menerus atau pola makan dengan emosional.4. Buat pengganti
Hindarilah makanan cepat saji. Jika Anda mengidam pizza, cobalah meletakkan saus tomat, sayuran, dan mozzarella skim di atas roti tawar. Sedangkan jika Anda ingin taco, cobalah membuat salad taco sendiri sebagai gantinya. Anda bisa menggunakan campuran kacang, tomat, keju, dan saus pedas.Jika Anda memiliki selera makanan yang manis, cobalah versi ukuran yang membuat rasa bersalah dari es krim, yakni dengan menikmati es krim mini. Anda masih akan mendapatkan kesenangan dari makanan favorit Anda tanpa merusak pola makan atau diet Anda.
5. Merenungkan
Ketika keinginan untuk makan muncul di benak Anda, cobalah beberapa teknik relaksasi. Meditasi yang penuh perhatian dapat meredakan stres dan membantu melawan dorongan yang memicu stres makan.Pilih tempat yang tenang untuk duduk, lalu amati pikiran dan pola pernapasan Anda. Jangan menilai perasaan Anda. Melainkan, perhatikan saja apa yang Anda pikirkan dan lepaskan fokus Anda untuk kembali ke pernapasan Anda. Perenungan dengan teknik relaksasi seperti itu efektif menenangkan emosi saat lapar.
6. Bergerak
Menjalani sejumlah gerakan yang baik atau berolahraga bisa memicu tubuh Anda untuk membuat bahan kimia yang disebut endorfin yang berinteraksi dengan otak Anda. Ini akan menenangkan pikiran dan membuat Anda lebih rileks. Terlebih lagi, itu akan membuat Anda merasa baik tentang diri sendiri.Apabila Amda khawatir tentang kelelahan atau tidak bisa melakukan gerakan yang berat, cobalah yoga atau Taici. Keduanya merupakan cara bergerak yang berdampak rendah untuk menghasilkan keringat yang baik.
7. Bicaralah
Kebiasaan lapar yang terjadi terus-menerus berpengaruh pada tingkat stres yang Anda alami. Maka dari itu, jangan takut untuk mendiskusikan kebiasaan makan Anda dengan dokter atau profesional kesehatan mental.Mereka dapat memberikan terapi dan tips untuk membantu Anda mengidentifikasi apa yang menyebabkan Anda stres. Mereka juga dapat memberi Anda ide tentang cara membuat pilihan makanan yang lebih baik dan mencapai tujuan sehat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(TIN)
