Jakarta: Kehilangan berat badan, entah itu melalui diet atau olahraga atau karena proses lainnya akan memiliki efek pada tubuh Anda. Salah satunya adalah kulit yang kehilanganan elastisitasnya sehingga terkadang menjadi terlihat bergelambir.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Dan itu merupakan hal yang cukup sering dialami oleh mereka yang kehilangan berat badan dalam jumlah yang cukup ekstrem.
"Ini merupakan salah satu kekhawatiran yang paling sering terjadi ketika pasien melakukan operasi untuk mengurangi obesitas," ujar Vivek Prachand, M.D., seorang ahli bedah bariatrik dan profesor bedah di The University of Chicago Medicine.
Mengapa kulit bisa bergelambir?
Manish Shah, M.D., seorang ahli bedah plastik bersertifikat di Denver menjelaskan mengapa kulit kehilangan elastisitasnya setelah penurunan berat badan yang cukup ekstrem.Ini terjadi ketika Anda memiliki bentuk tubuh yang lebih besar sebelumnya, kelebihan lemak tersebut akan meregangkan kulit Anda. Hal ini juga berkaitan dengan fakta bahwa kolagen dan elastin (protein elastis) di kulit berkurang secara alami seiring bertambahnya usia dan itu menyebabkan kulit mengendur.
.jpg)
(Kehilangan berat badan, entah itu melalui diet atau olahraga atau karena proses lainnya akan memiliki efek pada tubuh Anda. Salah satunya adalah kulit yang kehilanganan elastisitasnya sehingga terkadang menjadi terlihat bergelambir. Foto: Pexels.com)
"Mungkin juga terjadi karena kulit tidak cukup elastis untuk kembali ke bentuk tubuh Anda yang baru, yang lebih kecil," ujar Constance Chen, M.D., seorang ahli bedah plastik bersertifikat di New York.
Stretch mark merupakan salah satu tanda dari kulit yang meregang dan tidak bisa kembali ke bentuk semula. "Ketika Anda melihat stretch mark di tubuh Anda, kemungkinan bahwa penurunan berat badan yang signifikan menyebabkan hal tersebut," kata Dr Chen.
Meskipun begitu menurut Dr Prachand, tidak semua orang akan mengalami kulit yang mengendur setelah penurunan berat badan. Akan tetapi, ia juga mengatakan bahwa hal tersebut tidak bisa diprediksi.
"Beberapa pasien kehilangan berat badan sebesar 200 pon (kurang lebih 90 gram) setelah melakukan obesity surgery bisa tidak terlalu banyak memiliki gelambir, sedangkan seseorang yang hanya mengalami penurunan sebesar 60 pon (kurang lebih 27.215 gram) bisa memiliki lebih banyak gelambir."
Menurut Dr Prachand, besarnya penurunan berat badan tidak dapat memprediksi seberapa banyak gelambir yang akan Anda miliki.
Faktor lain kulit bergelambir
Faktor-faktor lain, seperti genetika, merokok (yang menurunkan kolagen dan elastin), dan paparan sinar matahari juga memainkan peran dalam elastisitas kulit Anda. Beberapa orang juga menganggap bahwa kehilangan berat badan dengan cepat dapat menyebabkan kulit kendur, tetapi itu belum tentu demikian."Saya mengerti masalah ini, tetapi tidak ada bukti kuat bahwa seberapa cepat Anda kehilangan berat badan dapat berperan cukup besar," tutup Dr Prachand.
Ia juga mengatakan kulit bergelambir bisa saja hilang seiring berjalannya waktu (secara alami), "Tapi itu akan memakan waktu yang lama sekali," pungkas Dr Prachand.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(TIN)
