Dalam depresi ada beberapa tanda yang ternyata cukup mengejutkan (Foto Ilustrasi: Ryan Whitlow/Unsplash.com)
Dalam depresi ada beberapa tanda yang ternyata cukup mengejutkan (Foto Ilustrasi: Ryan Whitlow/Unsplash.com)

Beberapa Tanda yang Mengejutkan dari Depresi

Rona kesehatan
Sunnaholomi Halakrispen • 16 Januari 2019 18:56
Jakarta: Depresi adalah kondisi yang menggambarkan sebuah kelainan mood yang menyebabkan perasaan sedih. Hal itu bisa memengaruhi perasaan Anda, baik itu cara berpikir, hingga perilaku sehari-hari.
 
Dalam ilmu kesehatan, depresi dikarenakan beberapa faktor. Seperti genetik, kimia otak, hingga stres. Tapi ternyata bukan sekadar itu, ada beberapa tanda tentang depresi, seperti dilansir Web MD:.
 
1. Belanja
Beberapa orang yang mengalami depresi terlihat dari intensitas belanja Anda di luar kendali, kemudian menutupi pengeluaran. Baik berbelanja di toko maupun di situs belanja online. Perlu diketahui juga bahwa berbelanja dapat menjadi tanda mania pada gangguan bipolar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


2. Minum hingga Mabuk Berat
Hampir sepertiga orang dengan depresi berat menyalahgunakan alkohol. Jika Anda merasa perlu minum untuk mengatasi kecemasan dan depresi, Anda mungkin salah satunya.
 
Walaupun mengonsumsi minuman beralkohol tampak seperti memberikan ketenangan, alkohol adalah salah satu depresan (zat atau jenis obat yang berfungsi mengurangi aktivitas fungsional tubuh). Sehingga, minum alkohol dengan takaran berlebihan atau sampai mabuk berat dapat membuat intensitas depresi menjadi lebih buruk dan lebih sering terjadi.
 
3. Kelupaan
Depresi mungkin menjadi salah satu alasan Anda jadi pelupa. Studi menunjukkan bahwa depresi atau stres yang berkepanjangan dapat meningkatkan kadar kortisol dalam tubuh.
 
Hal tersebut dapat mengecilkan atau melemahkan fungsi bagian otak yang terkait dengan memori dan pembelajaran. Kehilangan memori terkait depresi tampaknya lebih buruk bagi orang tua.
 
4. Penggunaan Internet Berlebihan
Tanda selanjutnya ialah ketika Anda lebih suka interaksi sosial virtual daripada berinteraksi secara nyata. Menghabiskan banyak waktu di internet mungkin salah satu pertanda depresi.
 
Penelitian menunjukkan adanya hubungan antara tingkat depresi yang tinggi dan penggunaan internet yang berlebihan. Selain itu, orang yang terlalu sering menggunakan internet cenderung menghabiskan waktu untuk pornografi, komunitas online, dan situs game.
 
5. Mengutil
Sekitar sepertiga dari pengutil atau orang yang mencuri sebagai kesenangan, dinyatakan menderita depresi. Bagi sebagian orang yang merasa tidak berdaya dan tidak signifikan karena depresi, mengutil memberikan perasaan kuat dan penting.
 
Sering Sakit Kepala Gejala Stroke?

 

(FIR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi