Berapa banyak pasta gigi yang seharusnya digunakan? Berikut ini informasinya. (Foto: Kazuend/Unsplash.com)
Berapa banyak pasta gigi yang seharusnya digunakan? Berikut ini informasinya. (Foto: Kazuend/Unsplash.com)

Bahaya Terlalu Banyak Gunakan Pasta Gigi pada Anak

Rona kesehatan gigi dan mulut
Torie Natalova • 19 Februari 2019 11:19
Jakarta: Menggosok gigi bisa jadi kegiatan yang mengasyikkan untuk anak-anak. Ini biasanya karena rasa manis pada pasta gigi yang mereka gunakan untuk menggosok gigi.
 
Centers for Disease Control (CDC) menemukan banyak anak kecil yang menggunakan pasta gigi terlalu banyak atau melebihi dari jumlah yang disarankan. Menggunakan pasta gigi berfluoride terlalu banyak justru dapat merusak perkembangan gigi dan menyebabkan perubahan warna gigi.
 
Saat ini, hampir 40-60 persen anak-anak usia tiga sampai enam tahun menggunakan pasta gigi lebih dari yang mereka butuhkan. Belum lagi masalah jumlah pasta gigi yang tidak sengaja tertelan anak-anak saat menggosok giginya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


(Baca juga: Cara Merawat Gusi dan Gigi Susu Bayi)
 
Bahaya Terlalu Banyak Gunakan Pasta Gigi pada Anak
(Fluoride yang berlebihan pada usia dini dapat menyebabkan sebuah kondisi yang disebut fluorosis gigi. Foto: Pixabay.com)
 
Berapa banyak pasta gigi yang seharusnya digunakan? The American Dental Association merekomendasikan anak-anak usia dua sampai tiga tahun menggunakan pasta gigi sebanyak sebutir beras.
 
Sedangkan untuk anak-anak usia tiga tahun dan lebih tua menggunakan paling banyak seukuran satu biji kacang.
 
Pada dasarnya, pasta gigi berfluoride melindungi gigi dengan mencegah pembusukan dan gigi berlubang dengan dua cara. Fluoride membantu remineralisasi gigi dan membantu membunuh bakteri yang didapatkan dari makanan berkabohidrat dan penuh gula.
 
Fluoride yang berlebihan pada usia dini dapat menyebabkan sebuah kondisi yang disebut fluorosis gigi.
 
Ini paling sering ditandai dengan bintik-bintik putih yang pudar atau goresan pada gigi. Tetapi, dalam kasus yang parah ini dapat menyebabkan pitting, perubahan warna coklat gelap dan kadang-kadang bercak pada enamel.
 
Anak-anak paling berisiko terkena masalah ini karena gigi masih berkembang. Gigi terus terbentuk di bawah gusi hingga sekitar usia delapan tahun dan bahkan dibutuhkan waktu tiga tahu setelah gigi copot untuk memiliki gigi dewasa sepenuhnya.
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi