Ketika Anda minum air sambil duduk otot dan sistem saraf Anda jauh lebih rileks. (Foto: Awaaznation)
Ketika Anda minum air sambil duduk otot dan sistem saraf Anda jauh lebih rileks. (Foto: Awaaznation)

7 Manfaat Minum Air Sambil Duduk

Rona tips kesehatan
Medcom • 11 Oktober 2019 18:00
Jakarta: Tubuh Anda mengandung 70 persen cairan. Maka penting untuk menjaganya agar tetap terhidrasi dengan minum 8 gelas air sehari.
 
Namun bukan hanya tentang itu, posisi tubuh saat minum juga penting untuk diperhatikan. Apakah Anda minum sambil duduk, berdiri, atau bahkan sambil berjalan?
 
Sebagian orang percaya bahwa tidak ada perbedaan antara minum sambil duduk ataupun berdiri. Namun benarkah demikian?

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dilansir dari Awaaznation, inilah alasan sebaiknya Anda membiasakan diri untuk minum dalam tegukan kecil sambil duduk.

1. Terhindar dari radang sendi

Ini mungkin mengejutkan bagi Anda yang terbiasa minum air dalam posisi berdiri, karena Anda mungkin akan terkena artritis atau radang sendi di kemudian hari.
 
Dengan meminum air sambil berdiri Anda mengganggu keseimbangan cairan dalam tubuh, dan ini sering mengarah pada akumulasi cairan yang lebih besar pada sendi sehingga memicu artritis.

2. Melancarkan sistem pencernaan

Para ahli kesehatan mengatakan jika Anda minum air secara terburu-buru dengan posisi berdiri, dapat membuat air langsung mengalir ke usus sambil memercikkan dinding perut.
 
Kejutan akibat percikan air ini dapat menyebabkan kerusakan jangka panjang pada sistem pencernaan, karena merusak dinding lambung dan saluran pencernaan. Untuk itu, dengan minum dalam posisi duduk, maka segala risiko tersebut bisa diminimalisir, sekaligus membantu sistem pencernaan.

3. Menghilangkan dahaga

Ketika minum sambil berdiri, kemudian Anda tetap haus. Ketahuilah rasa haus Anda tidak pernah sepenuhnya hilang jika Anda tidak mengubah posisi itu.
 
Lebih baik duduk dulu di suatu tempat. Kemudian minum sedikit demi sedikit untuk memuaskan dahaga Anda.

4. Menghindari asam lambung

Ketika Anda minum air sambil berdiri, bagian bawah esofagus akan tersentuh dengan keras. Hal itu dapat mengganggu sfingter, yang merupakan persendian antara lambung dan kerongkongan.
 
Setelahnya, dapat menyebabkan kerusakan seperti kerongkongan mengalami sensasi terbakar karena asam di perut mengalir mundur.

5. Membuat saraf tak tegang

Ketika Anda minum air sambil berdiri, tubuh mengaktifkan 'sistem fight-or-flight' yang menyebabkan ketegangan saraf di tubuh.
 
Tetapi ketika Anda minum dalam posisi duduk, sistem parasimpatis yang juga disebut sebagai 'rest and digest system' akan ikut campur dan ini membantu menenangkan indera Anda serta mempermudah proses pencernaan.

6. Membantu proses metabolisme

Ketika Anda minum air sambil duduk otot dan sistem saraf Anda jauh lebih rileks. Selain itu, saraf dipicu untuk cepat mencerna cairan dan makanan lainnya, sehingga membantu dalam proses metabolisme tubuh.

7. Membantu mencairkan kadar asam

Bahkan Ayurveda menyebutkan bahwa air harus dikonsumsi dalam lamban dan tegukan kecil sambil duduk. Hal ini membantu mencairkan kadar asam dalam tubuh dengan benar tetapi dikombinasikan sesusai proporsi air yang diperlukan. 
 
Sandra Odilifia
 

(FIR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif