Kondisi kesehatan mental juga memicu seseorang mudah lelah. Sebaiknya, hindari rasa kecemasan dan depresi yang membuat tubuh mudah lelah. (Foto: Shutterstock)
Kondisi kesehatan mental juga memicu seseorang mudah lelah. Sebaiknya, hindari rasa kecemasan dan depresi yang membuat tubuh mudah lelah. (Foto: Shutterstock)

Mengapa Tubuh Gampang Lelah Saat Memasuki Usia 30?

Rona kalbe nutritionals
Gervin Nathaniel Purba • 09 Juli 2019 07:00
Jakarta: Memasuki usia 30 tahun, perubahan fisik mulai terjadi. Perubahan ini kerap membuat seseorang mudah lelah ketika sedang mengerjakan sesuatu. Namun kelelahan yang tidak wajar patut dicurigai.
 
Dilansir Healthline, kelelahan adalah gejala umum dari banyak kondisi medis. Ada tingkat kelelahan ringan, dan ada yang serius.
 
Kelelahan tidak sama dengan sekadar merasa mengantuk. Ketika Anda lelah, Anda tidak memiliki motivasi dan energi. Mengantuk mungkin merupakan gejala kelelahan, tetapi itu tidak sama.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Jika kelelahan Anda tidak teratasi dengan istirahat dan nutrisi yang tepat, atau Anda menduga disebabkan oleh kondisi kesehatan fisik atau mental, sebaiknya segera kunjungi dokter. 
 
Untuk Anda ketahui, kelelahan disebabkan oleh tiga faktor.
 
1. Kesehatan Fisik
 
Banyak kondisi medis juga dapat menyebabkan kelelahan. Contoh, anemia, radang sendi, fibromyalgia, flu, dan insomnia.
 
2. Kesehatan Mental
 
Kondisi kesehatan mental juga memicu seseorang mudah lelah. Sebaiknya, hindari rasa kecemasan dan depresi yang membuat tubuh mudah lelah.
 
3. Gaya Hidup
 
Aktivitas dan pilihan gaya hidup menjadi salah satu faktor mudah lelah. Misalnya, kurang olahraga, obesitas, kurang tidur, sering minum alkohol, dan kurang mengonsumsi makanan bergizi.
 
Kurang mengonsumsi makanan bergizi menyebabkan tubuh kurang mendapatkan nutrisi. Padahal semakin berumur, tubuh kian memerlukan asupan nutrisi setiap hari.
 
Dalam memenuhi nutrisi harian dan untuk mencegah kelelahan, Anda bisa minum susu tinggi kalsium Entrasol. Entrasol mengandung Omega 3 dan 6 dalam jumlah seimbang sehingga baik untuk menjaga kesehatan jantung dan sendi.
 
Entrasol mengandung P-Bone (High Calcium, High Vit D dan Magnesium) kombinasi sinergis vitamin dan mineral untuk menjaga kepadatan tulang, kandungan 10 vitamin dan 7 mineral, serta Hytolive (ekstrak buah zaitun). Hytolive berfungsi untuk memperlambat proses penuaan dini dengan melindungi sel-sel dari oksidasi berlebih dan membantu menjaga kesehatan kulit.
 
Zaitun pun bermanfaat sebagai antioksidan alami untuk menangkal radikal bebas dan mencegah penyakit jantung koroner, serta anti-inflmasi yang dapat membantu mengatasi nyeri pada radang sendi atau artritis.
 
Zaitun juga berperan sebagai antimikroba yang membantu menjaga daya tahan tubuh. Dapat memperlambat proses penuaan dini dengan melindungi sel-sel dari oksidasi berlebih, dan membantu menjaga kesehatan kulit. Meski tinggi kalsium, Entrasol rendah lemak sehingga Anda tidak perlu khawatir berat badan akan naik.

 

(ROS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif