Para ahli menduga hal tersebut berkaitan dengan beberapa faktor seperti genetika, gaya hidup, termasuk penggunaan obat-obatan untuk radang sendi. (Foto Ilustrasi: Rawpixel)
Para ahli menduga hal tersebut berkaitan dengan beberapa faktor seperti genetika, gaya hidup, termasuk penggunaan obat-obatan untuk radang sendi. (Foto Ilustrasi: Rawpixel)

Beberapa Hal yang Membuat Penderita Radang Sendi Terkena Kanker

Rona kanker radang sendi
Anda Nurlaila • 01 Juli 2019 17:01
Beberapa faktor dijabarkan beberapa hal terkait penderita radang sendi yang akhirnya terkena kanker. Mulai dari genetika, gaya hidup, termasuk penggunaan obat-obatan untuk radang sendi, menjadi pemicu mengapa mereka akhirnya didiagnosis kanker.
 
Jakarta: Penderita penyakit radang sendi terutama rheumatoid arthritis, berada pada risiko yang lebih besar untuk menderita jenis kanker tertentu. Risikonya tampaknya paling tinggi dalam beberapa tahun pertama setelah diagnosis keluar.
 
Secara khusus, risiko keseluruhan untuk kanker payudara, pencernaan, hati dan usus besar lebih rendah pada penderita rheumatoid arthritis. Namun, tingkat kematian penderita rheumatoid arthritis dengan kanker-kanker tersebut secara signifikan lebih tinggi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Para ahli menduga hal tersebut berkaitan dengan beberapa faktor seperti genetika, gaya hidup, termasuk penggunaan obat-obatan untuk radang sendi. Beberapa hal berikut mungkin dapat memicu penderita radang sendi terkena kanker.

1. Obat-obatan

Beberapa obat yang digunakan untuk mengobati rheumatoid arthritis berisiko menyebabkan kanker. Begitu pula dengan obat-obatan tertentu yang digunakan untuk mengobati kanker dapat menyebabkan radang sendi.

2. Diet

Diet tinggi lemak dikaitkan langsung dengan bakteri usus yang tidak sehat. Ketika bakteri jahat dibiarkan berkembang biak terlalu banyak, tubuh rentan terkena penyakit. Para peneliti menemukan bahwa bakteri usus kronis yang tidak sehat dapat memicu arthritis dan kanker. Perbanyak asupan prebiotik seperti bawang putih, apel. artichoke dan asparagus yang mengandung sejenis pati resisten untuk memberi makan bakteri baik.

3. Gaya hidup

Ketergantungan pada alkohol dan tembakau adalah kebiasaan yang dapat memicu peradangan, pemicu radang sendi dan kanker.
 
Merokok akan merusak sendi, jaringan ikat, dan tulang selama Anda terus melakukannya. Tembakau juga menyebabkan obat yang digunakan untuk mengobati radang sendi menjadi kurang efektif.

4. Respons kekebalan tubuh

Rheumatoid arthritis adalah gangguan autoimun di mana tubuh secara keliru menganggap jaringan sehatnya sendiri sebagai penyerbu yang berbahaya. Dengan rheumatoid arthritis, sistem kekabalan tidak berhenti di sendi tapi juga menyerang jantung, mata, tulang, paru-paru dan kulit. Respons imun yang salah ini dikaitkan dengan kanker kulit serta rentan terhadap jenis kanker lainnya.

5. Kurang gerak

Ketika persendian Anda sakit, kesehatan kardiovaskular Anda akan menurun karena Anda kurang bergerak. Peningkatan berat badan juga dapat terjadi yang menyebabkan ketegangan pada persendian dan menyebabkan peradangan. Kurang gerak dapat meningkatkan risiko kanker.

6. Peradangan

Ini umumnya merupakan sumber rasa sakit penderita radang sendi. Sebab peradangan merupakan respons imun yang mencoba menjauhkan bagian tubuh yang rusak dari bagian yang sehat.
 
Peradangan dapat berguna dalam keadaan tertentu seperti infeksi lokal, tetapi menjadi bahaya ketika kronis dan tidak diperlukan. Seiring waktu, peradangan kronis dapat merusak DNA dan memicu kanker.
 
Mengonsumsi makanan anti peradangan seperti sayuran dan buah-buahan segar serta tetap bergerak aktif, dapat berdampak besar pada tubuh, terutama kesehatan sistem pencernaan.
 
Waspada Penyakit Kanker pada Wanita

 

(FIR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif