Ketika bersin, tubuh melakukan pelepasan ketegangan otot yang menumpuk di dada. (Foto Ilustrasi: Pulmonary Fibrosis News)
Ketika bersin, tubuh melakukan pelepasan ketegangan otot yang menumpuk di dada. (Foto Ilustrasi: Pulmonary Fibrosis News)

Mengapa Bersin Itu Nikmat?

Rona kesehatan
Dhaifurrakhman Abas • 05 Februari 2019 13:03
Jakarta: Apa rasanya ketika Anda tidak jadi bersin? Tentu itu merupakan salah satu hal yang paling menjengkelkan bukan.
 
Beberapa orang bahkan bisa teramat kesal ketika mereka tidak jadi bersin. Lalu meletakkan tisu yang digulung ke dalam hidung untuk mendapatkan sensasi bersin yang tadi tertunda.
 
Namun pertanyaannya, apakah yang membuat bersin terasa begitu nikmat? Menurut para ahli, bersin terjadi akibat reaksi tubuh menolak oksigen ataupun benda asing yang masuk ke dalam hidung.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ketika bersin, tubuh melakukan pelepasan ketegangan otot yang menumpuk di dada. Otot-otot menjadi rileks dan melepaskan tekanan membuat tubuh menjadi lega.
 
Selain itu, beberapa studi juga menyebutkan bahwa saat bersin, tubuh juga melepaskan hormon endorfin yang merangsang pusat kesenangan otak. Malahan, kesenangan yang didapatkan seringkali bikin otak salah kaprah.
 
Dalam sebuah studi yang dituangkan ke dalam Medical Journal, disebutkan bahwa ada kasus bersin dipicu oleh orgasme saat berhubungan seks. Ini terjadi karena sistem saraf kadang-kadang mengirimkan sinyal yang salah antara kesenangan orgasme dan bersin.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(FIR)


social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif