FITNESS & HEALTH

No Ribet! Enggak Usah Pusing Lagi Baca Hasil USG Buat Pemula

Yatin Suleha
Senin 19 Januari 2026 / 14:40
Jakarta: Membaca hasil USG (Ultrasonografi) bisa membingungkan karena banyaknya singkatan bahasa Inggris dan gambar yang hanya berwarna hitam-putih. Secara umum, hasil USG dibagi menjadi dua kategori besar: USG Kehamilan dan USG Organ Dalam (Abdomen).

USG (Ultrasonografi) adalah prosedur pencitraan medis yang menggunakan gelombang suara berfrekuensi tinggi untuk menghasilkan gambar organ dan jaringan lunak di dalam tubuh secara real-time. 

Cara kerja USG (Ultrasonografi) adalah dengan mengirimkan gelombang suara frekuensi tinggi ke dalam tubuh menggunakan alat bernama transduser, yang kemudian memantul kembali (bergema) dari organ dan jaringan.

 

Lalu diubah oleh komputer menjadi gambar real-time di layar monitor, sehingga dokter dapat melihat kondisi organ dalam. Berikut adalah panduan praktis untuk memahami atau membaca hasil USG:
 

1. Memahami warna pada gambar


Sebelum membaca tulisan, perhatikan gradasi warna pada foto USG:

Hitam: Menunjukkan cairan (seperti air ketuban, darah, atau urine dalam kandung kemih). Gelombang suara melewati cairan tanpa pantulan.

Abu-abu: Menunjukkan jaringan lunak atau organ (seperti hati, rahim, atau otot).

Putih: Menunjukkan jaringan padat atau keras (seperti tulang atau batu empedu/ginjal). Semakin putih, semakin padat jaringannya.
 

2. Membaca hasil USG organ dalam (Abdomen)



(Kelebihan USG antara lain aman, tidak menggunakan radiasi, non-invasif (tidak sakit, tanpa jarum/sayatan), dan prosedur cepat dan hasilnya akurat. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)

Pada hasil USG perut atau organ lainnya, dokter biasanya menuliskan deskripsi kondisi organ tersebut:

Normal / Unremarkable: Artinya organ dalam kondisi baik, tidak ditemukan kelainan.

Ekhogenik / Hyperechoic: Tampak lebih putih dari jaringan sekitarnya (bisa berarti ada lemak berlebih seperti fatty liver atau batu).

Anechoic: Tampak hitam pekat (biasanya menunjukkan adanya kista berisi cairan).

Massa / Lesi: Adanya benjolan atau pertumbuhan yang tidak normal.

Cystitis: Istilah untuk peradangan pada kandung kemih.
   

Tips penting:


Jangan mendiagnosa sendiri: Kadang posisi janin atau sudut pengambilan gambar (probe) bisa membuat hasil terlihat "aneh" padahal normal.

Perhatikan kesimpulan (conclusion/impression): Biasanya ada di bagian paling bawah laporan. Ini adalah poin terpenting yang ditulis oleh dokter radiologi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(TIN)

MOST SEARCH