Apakah konsumsi minuman boba bisa menganggu kesehatan? Berikut informasinya. (Foto: Ilustrasi. Dok. Frank Zhang/Unsplash.com)
Apakah konsumsi minuman boba bisa menganggu kesehatan? Berikut informasinya. (Foto: Ilustrasi. Dok. Frank Zhang/Unsplash.com)

Konsumsi Boba, Ganggu Pencernaan?

Rona minuman boba
Sunnaholomi Halakrispen • 28 Februari 2020 19:21
Jakarta: Beragam informasi tentang bahaya mengonsumsi boba mungkin pernah Anda temukan. Salah satunya, mengganggu pencernaan. Apakah hal tersebut benar?
 
Menurut Pakar Gizi Pafitri SKM., RD, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Khususnya, soal apa itu boba dan bagaimana reaksi tubuh menerimanya.
 
"Sebenarnya kalau dikonsumsi dalam jumlah yang wajar itu tidak akan memberikan efek yang negatif, justru positif," ujar Pakar Gizi Pafitri SKM., RD, di FX Sudirman, Jakarta Pusat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebab, serat yang terkandung di dalam boba diyakini Pafitri baik. Namun, jumlah yang dikonsumsi tubuh harus lebih diperhatikan. "Tapi kalau konsumsi berlebihan tentunya tidak baik," jelasnya.
 
Dalam jumlah wajar, dianjurkan dalam seminggu hanya mengonsumsi satu hingga dua kali. Sebab, jumlah kalori dalam satu gelas minuman boba terbilang tinggi, yakni mencapai 600-800 kalori.
 
"Jangan berlebihan kadang di bagian bawah ada bubble, di atas juga ada yang mengapung," paparnya.
 
Ia menjelaskan bahwa di dalam segelas minuman boba terdapat cairan dan boba yang masing-masing memiliki kandungan tak sama. Maka demikian, dari kandungan kalori saja sudah terbilang besar dan bisa berbahaya bagi kesehatan jika dikonsumsi dalam jumlah yang berlebihan.
 
Fokusnya pada kandungan karbohidrat dan tambahan gula yang tidak sedikit. Belum lagi jika diakumulasikan dengan makanan yang dikonsumsi dalam satu hari penuh.
 
"Tidak hanya bubble tapi juga ada lagi tambahan susu, kemudian ada topping yang membuat berbahaya. Maka ini harus diwaspadai, harus cari solusi yang disukai tetap sehat," tuturnya.
 
Pertama, kandungan gula harus rendah. Kemudian, di dalamnya ada kandungan gizi bioaktif yang bisa membantu supaya memberikan manfaat di dalam tubuh.
 
"Jadi misalnya ada beberapa tambahan bioaktif membuat justru lemak dipecah menjadi energi lebih cepat, antioksidannya lebih tinggi, jadi orang mengonsumsinya lebih sehat," pungkasnya.
 
Jadi, pastikan Anda bisa menikmati boba tapi dengan cara yang cukup sehat, misalnya dapat mengurangi gulanya menjadi persentase yang paling rendah.
 
(TIN)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif