Menurut peneliti, sereal mengandung gula tinggi (Foto:iStock)
Menurut peneliti, sereal mengandung gula tinggi (Foto:iStock)

Sarapan Seral Kurang Baik?

Rona kesehatan
Gervin Nathaniel Purba • 15 Januari 2016 08:40
medcom.id, Jakarta: Seral dianggap sebagai makanan bergizi yang cocok untuk disantap pagi hari. Namun para peneliti membantah anggapan tersebut.
 
Seperti diketahui, banyak produsen makanan sereal yang melabeli produknya sebagai makanan bergizi tinggi dan dapat meningkatkan energi manusia.
 
Sereal dinilai sebagai asupan yang baik sebelum memulai aktivitas selama satu hari penuh sebagai pengganti makanan berat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Akan tetapi, ahli gizi Kristen Beck menepis hal tersebut. Menurutnya, sereal hanya mengandung gula tinggi dan tidak mengandung karbohidrat sama sekali.
 
"Banyak iklan komersial sarapan sereal, termasuk yang mengaku sebagai makanan sehat. Sereal mengandung gula tinggi, madu atau buah-buahan kering," ujar Kristen Beck seperti dilansir News.com, Jumat (15/1/2016).
 
Efeknya, orang yang telah mengonsumsi sereal akan cepat lapar kembali. Sereal yang padat kalori membuat orang merasa kenyang selama satu atau dua jam. Kemudian, rasa lapar menyerang dan memicu keinginan makan lagi.
 
"Sereal ini sumber gula yang mungkin sehat terkonsentrasi, tetapi tidak jauh lebih baik. Jadi jika anda berpikir bahwa semangkuk buah dari muesli (campuran buah-buahan kering) adalah hal baik, mungkin Anda bisa memikirkan ulang," kata Kristen Beck.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(ROS)


social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif