Ginekolog menyatakan bahwa pil KB yang aman bergantung pada siklus kesehatan dan menstruasi, dan penting bagi setiap wanita untuk memahami efek dan hasil dari pil ini.
Di sisi lain, para dokter menyarankan membatasi penggunaan frekuensi pil ini karena dapat menyebabkan cacat lahir pada janin. Pil KB juga dapat menghambat otak dan jantung ibu karena pil memiliki sifat cenderung menggumpalkan darah, sehingga menyebabkan terjadinya stroke dan serangan jantung.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Menurut penelitian yang dikutip Boldsky, dari sekian banyak pil KB, hanya empat yang paling aman untuk digunakan karena memiliki efek yang lebih sedikit pada tubuh manusia.
1. Pil KB Tradisional
Satu paket obat ini terdiri atas 28 pil dengan 12 atau 22 di antaranya aktif dan mengandung hormon untuk mengendalikan kehamilan.
2. Pil CBC
Pil ini harus dikonsumsi secara rutin selama tiga bulan. Berbeda dengan KB tradisional, pil CBC adalah kombinasi estrogen dan progesteron yang mencegah ovulasi bila dikonsumsi setiap hari. Pil kecil ini sangat efektif dan wanita yang memiliki siklus 28 hari sebaiknya menggunakan ini.
3. Pil KB Monofasik
Setiap pil KB jenis ini memiliki campuran hormon yang sama untuk setiap harinya.
3. Pil KB Multifase
Jumlah hormon yang terdapat dalam pil ini bervariasi setiap minggu.
Manfaat Menunda Masa Haid dengan Pil KB
Beberapa wanita mengalami migrain yang menyiksa selama menstruasi karena tubuh sangat sensitif terhadap fluktuasi hormon yang terjadi.
Menggunakan metode hormonal untuk melewati masa haid dapat menurunkan risiko seorang wanita dari kanker ovarium dan rahim. Aktif menggunakan pil KB yang mengandung hormon, bukan plasebo, membuat Anda tidak mengalami menstruasi dan hal tersebut mencegah Anda terkena anemia.
Kelemahan Menunda Masa Haid dengan Pil KB
Pada masa awal, akan ada pendarahan sebelum Anda rutin mengonsumsi pil KB. Ini adalah satu-satunya kelemahan pil KB.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(ROS)
