Pada beberapa kasus, penggunaan tisu toilet atau tisu basah dapat menyebabkan dubur gatal. Bahkan, bisa terjadi kemerahan dan alergi pada daerah intim tersebut karena adanya kandungan pewangi dalam produk tersebut.
"Oleh karena itu, hindari menggunakan tisu toilet atau tisu basah yang wangi, serta pilih produk kebersihan yang tidak berbau dan menggunakan pelembab," saran Dr Aparna Santhanam selaku ahli kulit di Mumbai, India.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Selain itu, cukup colek dengan lembut dan jangan menggosok bagian intim tersebut terlalu keras saat mengeringkan area genital usai membasuhnya.
Jika Anda berpikir bahwa wewangian pada tisu toilet bisa membuat area tubuh tersebut menjadi lebih harum, maka Anda salah besar.
Bahan kimia dalam produk tersebut dapat mengubah keseimbangan pH pada saerah vagina. Perubahan tersebut dapat memicu perkembangan bakteri dan jamur pada daerah tersebut dan berujung pada infeksi jamur vagina.
Menurut sebuah penelitian tahun 2010, penggunaan tisu toilet untuk membersihkan vagina setelah buang air dapat mengakibatkan iritasi vulvar. Akibatnya, bisa terjadi alergi karena adanya kimia formaldehida, yang banyak terkandung pada tisu toilet, dimana dapat menyebabkan iritasi. Selain itu, kandungan tersebut juga bisa menjadi agen penyebab kanker.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(DEV)
