Kondisi melasma yang terjadi selama kehamilan pada umumnya akan memudar begitu seorang ibu menyapih. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)
Kondisi melasma yang terjadi selama kehamilan pada umumnya akan memudar begitu seorang ibu menyapih. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)

Mengenal Melasma Saat Hamil

Rona kehamilan melasma
Raka Lestari • 26 Juni 2019 09:00
Melasma adalah artinya ada sedikit bercak yang lebih gelap daripada bagian wajah lainnya. Menurut American Academy of Dermatology(AAD), melasma terjadi ketika kulit memiliki terlalu banyak melanin. Tidak jelas apa penyebab melasma sebenarnya, tetapi pada umumnya melasma disebabkan oleh beberapa faktor, seperti sinar matahari, kerusakan ringan karena menatap komputer sepanjang hari, dan kehamilan.
 
 
Jakarta:
Ada begitu banyak keanehan pada kulit, terutama seiring bertambahnya usia wanita. Salah satu kondisi umum yang cenderung mengganggu wanita adalah melasma atau ruam kecoklatan sampai keabuan yang sering muncul di wajah dan paling sering terlihat pada pipi dan hidung. 
 
Tapi apa itu melasma, dan apa yang menyebabkannya? Melasma adalah masalah kulit yang menyebabkan bercak kecokelatan pada wajah. Kulit yang mengalami hiperpigmentasi, artinya ada sedikit bercak yang lebih gelap daripada bagian wajah lainnya. Menurut American Academy of Dermatology(AAD), melasma terjadi ketika kulit memiliki terlalu banyak melanin. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kondisi ini lebih umum pada orang kulit berwarna, karena mereka sudah memiliki lebih banyak melanosit (sel-sel yang membuat melanin) di kulit mereka. Dan seperti yang sudah diduga, melasma cenderung memburuk di musim panas yaitu ketika produksi melanin tidak terkontrol namun akan memudar di musim dingin. 

Sebab melasma muncul

Tidak jelas apa penyebab melasma sebenarnya, tetapi pada umumnya melasma disebabkan oleh beberapa faktor:
 
1. Sinar matahari
2. Kerusakan ringan karena menatap komputer sepanjang hari
2. Kehamilan. Kehamilan bisa menjadi salah satu penyebabnya karena hormon yang berfluktuasi. Hal ini cukup sering dialami oleh para wanita hamil, dan bahkan kondisi ini disebut "the mask of pregnancy" atau "topeng kehamilan." 
 
Mengenal Melasma Saat Hamil
(Tidak jelas apa penyebab melasma sebenarnya, tetapi pada umumnya melasma disebabkan oleh beberapa faktor, seperti sinar matahari, kerusakan ringan karena menatap komputer sepanjang hari, dan kehamilan. Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)

Melasma saat hamil

Dikutip dari Romper, kondisi melasma yang terjadi selama kehamilan pada umumnya akan memudar begitu seorang ibu menyapih. Tetapi jika melasma yang terjadi saat kehamilan tersebut tidak menghilang setelah menyapih, dan itu mengganggu Anda sebaiknya Anda berkonsultasi kepada dokter kulit untuk mengetahui perawatan yang tepat. 
 
Dilansir dari Marie Claire, beberapa perawatan umum yang bisa dilakukan untuk mengurangi melasma adalah dengan teknik laser removal, peeling, mikrodermabrasi, dan asam kojic. 
 
Perawatan populer lainnya adalah hydroquinone, yang diaplikasikan sebagai losion atau krim, dan digunakan untuk mencerahkan bagian kulit yang mengalami melasma. 
 
Tips lainnya dari AAD untuk mencegah terjadinya melasma adalah hindari waxing karena itu akan memperparah kondisi kulit. Untuk itu sebaiknya pastikan untuk menggunakan produk kulit yang aman bagi kulit Anda selama kehamilan. 
 
Penting juga dicatat, jika melasma yang Anda alami berkaitan dengan hormon maka cara yang terbaik adalah dengan menghindari alat kontrasepsi jenis suntik hormon.
 
Jika melasma tak kunjung membaik ada baiknya Anda berkonsultasi dengan dokter kandungan dan dokter spesialis kulit dan kelamin di beberapa rumah sakit seperti RSCM, Rumah Sakit Pondok Indah, atau Rumah Sakit Royal Taruma. Atau kunjungi pusat layanan kesehatan terdekat dari rumah Anda.
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif