Antibiotik (Foto: cbs)
Antibiotik (Foto: cbs)

Antibiotik untuk PMS Gonore Mulai Resisten

Rona kesehatan
Sri Yanti Nainggolan • 16 Juli 2016 16:39
medcom.id, Jakarta: Sebuah laporan baru mengungkapkan bahwa gonore mulai resisten terhadap antibiotik azitromisin, yang digunakan bersamaan dengan antibiotik ceftriaxone. Padahal, ini adalah jenis pengobatan yang terakhir ditemukan.
 
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CD), yang memonitor antibiotik resisten gonorea, mengungkapkan bahwa presentase dari gonore yang tidak terespons pada azitromisin meninggal lebih dari 400 persen dari 2013 ke 2014.
 
"Apa yang kita lihat dari data pengawasan aalah indikasi awal dari potensi perlawanan. Jika terus berlanjut, akan berbahaya," ujar penulis laporan Dr Robert Kirkcaldy, seorang ahli epidemiologi di Divisi Pencegahan Penyakit Menular Seksual (PMS) CDC.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Gonore adalah PMS yang cukup umum, tetapi jika tidak diobati dapat menyebabkan komplikasi kesehatan reproduksi.
 
"Gonore memiliki kemampuan luar biasa untuk bermutasi dan menyebabkan resistensi," kata Kirkcaldy.
 
Lebih dari 800 ribu infeksi gonore terjadi setiap tahun di AS, tetapi kurang dari setengah yang didiagnosis. Infeksi tersebut tidak menunjukkan tanda-tanda berkurang.
 
Baru-baru ini telah terjadi peningkatan jumlah infeksi gonore pada pria, yang kemungkinan terjadi karena mereka tidak melakukan tes PMS dan tidak sadar terkena penyakit tersebut.
 
CDC terus merekomendasikan para dokter untuk menggunakan terapi obat kombinasi untuk mengobati STD tersebut dengan harapan bila pengobatan pertama tak mempan, obat kedua dapat menyembuhkannya dan mencegah terjadi penyebaran. CDC mengungkapkan, baiknya tak hanya mengandalkan azitromisin.
 
Penggunaan antibiotik berlebih dicurigai sebagai penyebab tumbuhnya resistensi pada antibiotik di seluruh dunia. Selain itu, kurangnya pilihan obat pun menjadi salah satu penyebabnya.
 
"Ada masalah besar di mana pasar antibiotik akan mengering dan bakteri terus mengembangkan resistensi," kata Kirkcaldy.
 
"Sekarang hanya ada satu pilihan pengobtan yang tersisa. Kami ingin mencegah gonore terjadi terus," tutupnya.
 

 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(ELG)


social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif