Ilustrasi-Pexels
Ilustrasi-Pexels

Apakah Diet Telur Rebus Manjur untuk Turunkan Berat Badan?

Rona diet
Kumara Anggita • 30 Juni 2020 07:05
Jakarta: Diet telur rebus adalah salah satu diet yang masih suka jadi bahan perdebatan orang-orang yang ingin menurunkan berat badan. Beberapa bilang bahwa diet ini sangat berguna, di sisi lain mengatakan sebaliknya.
 
Jadi, apakah diet ini pantas dicoba atau tidak ya? Berikut penjelasannya dari Healthline.
 
Diet telur rebus pertama kali diterbitkan oleh Ariele Chandler pada tahun 2018. Ini adalah diet yang membuat Anda harus mengonsumsi bahan-bahan berkalori rendah seperti telur, sayuran non-tepung, dan buah rendah karbohidrat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dengan demikian, mengikuti diet ini memungkinan Anda kehilangan banyak kalori. Hal ini terkonfirmasi oleh 4Trusted Source yang juga mengatakan hal serupa.
 
Menurut pencipta diet ini, pola makan rendah karbohidrat dan rendah kalori seperti ini ini dapat membantu Anda menurunkan hingga 11 kilogram hanya dalam 2 minggu.
 
Faktanya, review dari 12 studi menemukan bahwa mengikuti diet rendah karbohidrat jangka pendek secara signifikan meningkatkan penurunan berat badan. Selain itu juga memperbaiki beberapa faktor risiko lain untuk penyakit jantung, seperti tekanan darah.
 
Selain itu, sebuah studi pada 164 orang dengan indeks massa tubuh (BMI) 25 atau lebih, juga menemukan bahwa mengikuti diet rendah karbohidrat selama 20 minggu secara signifikan meningkatkan metabolisme, serta menurunkan kadar hormon lapar ghrelin, dibandingkan dengan diet tinggi karbohidrat.
 
Yang perlu diingat di sini adalah diet telur rebus memang cepat menurunkan berat badan awal Anda, namun diet ini tidak begitu efektif untuk dilakukan jangka panjang. Sebab berat badan bisa naik lagi ketika Anda mulai melanjutkan diet normal.
 

(FIR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif