banner

Akupunktur dan 5 Terapi Ini Bantu Atasi Gangguan Kecemasan OCD

Raka Lestari 21 Januari 2018 10:55 WIB
kesehatan mental
Akupunktur dan 5 Terapi Ini Bantu Atasi Gangguan Kecemasan OCD
(Foto: Shutterstock)
Jakarta: Gangguan obsesif-kompulsif (OCD) adalah jenis gangguan kecemasan yang ditandai dengan pikiran dan tindakan obsesif dan kompulsif.  Contoh umum perilaku OCD adalah cuci tangan berulang-ulang atau pengecekan berulang apakah Anda telah mematikan kompor atau mengunci pintu dan jendela sebelum meninggalkan rumah.

Meskipun OCD tidak memiliki tes diagnostik medis yang spesifik, dokter mengamati gejala OCD dapat  mengganggu hubungan, pekerjaan, atau kehidupan sosial.

Setelah melakukan diagnosa terhadap penederita OCD, dokter atau terapis biasanya akan meresepkan terapi perilaku kognitif atau resep obat, tetapi ada juga perawatan yang bisa dicoba di rumah seperti dikutip dari Reader's Digest.


1. Zinc

Unsur  penting ini ditemukan pada makanan seperti ikan, makanan laut, kacang-kacangan, daging hewan, sereal gandum utuh, dan produk susu. Para ahli menganggap zinc sebagai neurotransmitter yang berperan dalam memodulasi respons otak dan tubuh terhadap stres. Kekurangan zinc dapat menyebabkan gejala gangguan depresi dan kecemasan, termasuk OCD.

2. Terapi musik

Banyak penelitian yang mempelajari manfaat musik bagi orang-orang dengan depresi atau kecemasan. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Affective Disorders menunjukkan hanya dalam sebulan terapi musik dapat meringankan gejala obsesi dan kecemasan.

3. Meditasi

Banyak penderita OCD menemukan meditasi kesadaran atau mindfulness meditation membantu mereka menghindari atau mengendalikan pemicu OCD mereka. Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal BMC Psychiatry, para periset menemukan bahwa relawan yang mengikuti meditasi kesadaran lebih mampu mengelola gejala OCD mereka.

4. Olahraga

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa aktivitas rutin dapat meringankan gejala OCD. Satu studi yang dipublikasikan di Journal of Preventative Medicine & Public Health menemukan bahwa jalan-jalan teratur mengurangi gejala OCD pada enam minggu dan sebulan kemudian. Studi lain yang diterbitkan dalam Journal of Anxiety Disorders menemukan bahwa latihan aerobik intensitas sedang secara signifikan mengurangi OCD dalam hanya seminggu.

5. Terapi cahaya

Bagi orang yang mengalami OCD musiman, terapi cahaya bisa memberikan pertolongan. Sebuah studi kasus tunggal seorang wanita yang mengembangkan OCD selama musim dingin, yang diterbitkan dalam Journal Psychiatry Industri mengungkapkan bahwa melakukan cahaya terapi setiap hari selama dua jam dalam waktu dua minggu dapat membantu mengangkat mood wanita tersebut dan mengurangi gejala obsesinya.

6. Akupuntur

Sebagai salah satu bentuk pengobatan tertua, akupunktur dapat membantu mengobati gejala OCD dengan meningkatkan serotonin. Satu studi, yang diterbitkan dalam Journal of Nervous and Mental Disease, menemukan bahwa kelompok yang menerima pengobatan akupunktur menunjukkan penurunan gejala OCD yang lebih besar daripada kelompok yang tidak menerima pengobatan akupuntur.






(DEV)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360