Gangguan Borderline personality disorder dapat merusak banyak bidang di kehidupan Anda. Berikut informasinya. (Foto: Dok. Instagram Ariel Tatum/@arieltatum)
Gangguan Borderline personality disorder dapat merusak banyak bidang di kehidupan Anda. Berikut informasinya. (Foto: Dok. Instagram Ariel Tatum/@arieltatum)

Waspadai Gejala Gangguan Mental BPD yang Dialami Ariel Tatum

Rona kesehatan mental Ariel Tatum
Torie Natalova • 27 Oktober 2019 10:10
Jakarta: Borderline Personality Disorder (BPD) adalah gangguan kesehatan mental yang berdampak pada cara berpikir dan merasakan tentang diri sendiri serta menyebabkan masalah berfungsi dalam kehidupan sehari-hari.
 
Secara umum, seseorang dengan gangguan kepribadian ini akan mengalami masalah citra diri, sulit mengelola emosi dan perilaku serta pola hubungan yang tak stabil.
 
Dalam Mayoclinic dipaparkan seperti kebanyakan kondisi gangguan mental, penyebab BPD merupakan hasil dari kombinasi faktor genetik dan lingkungan. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam artikel "Borderline personality disorder" disebutkan, peristiwa traumatis yang terjadi selama masa kanak-kanak dikaitkan dengan pengembangan BPD.
 
"Banyak orang yang mengalami BPD mengalami kelalaian dari orang tua atau pelecehan fisik, seksual atau kekerasan emosional selama masa kecil mereka," terang laman yang sama lagi.
 
"Selain itu, diperkirakan banyak orang dengan BPD memiliki sesuatu yang salah dengan neurotransmiter atau bahan kimia pembawa pesan di otak. Penelitian juga sempat menemukan bahwa banyak penderita BPD memiliki tiga bagian otak lebih kecil dari yang diharapkan atau memiliki tingkat aktivitas tak biasa," tambah laman tersebut lagi.
 

(Ariel Tatum membagikan kegiatan melalui media sosialnya dalam pamahaman kesehatan psikologi. Foto: Dok. Instagram Ariel Tatum/@arieltatum)

Adapun gejala-gejala dari BPD seperti:

1. Ketakutan besar diabaikan.
2. Pola hubungan intens yang tidak stabil.
3. Perubahan cepat dalam identitas diri dan citra diri hingga melihat diri Anda sangat buruk
4. Periode paranoia yang berhubungan dengan stres dan hilangnya kontak dengan kenyataan, ini berlangsung dari beberapa menit hingga beberapa jam.
5. Berperilaku impulsif dan berisiko seperti makan berlebihan, mengakhiri hubungan yang positif, mengemudi sembarangan hingga penyalahgunaan narkoba.
6. Ancaman bunuh diri atau mencederai diri sering kali sebagai respons terhadap rasa takut akan perpisahan atau penolakan.
7. Perubahan suasana hati yang besar.
8. Perasaan kosong yang berkelanjutan.
9. Kemarahan yang tidak pantas dan intens seperti sering hilang kesabaran, bersikap sarkastik atau bertengkar fisik.
 
"Borderline personality disorder dapat merusak banyak bidang di kehidupan Anda. Gangguan ini dapat secara negatif memengaruhi hubungan intim, pekerjaan, sekolah, kegiatan sekolah dan citra diri. Selain itu, penderitanya mungkin juga memiliki gangguan kesehatan mental lainnya seperti depresi, gangguan kecemasan, gangguan makan, gangguan bipolar, gangguan stres pascatrauma (PTSD), hingga Attention-deficit/hyperactivity disorder (ADHD)," tambah sumber yang sama lagi.
 


 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif