Menurut studi yang dilansir Journal of Veterinary Internal Medicine, kucing dan anjing miliki kepekaan yang tinggi terhadap paparan udara asing. (Foto: Hannah Lim/Unsplash.com)
Menurut studi yang dilansir Journal of Veterinary Internal Medicine, kucing dan anjing miliki kepekaan yang tinggi terhadap paparan udara asing. (Foto: Hannah Lim/Unsplash.com)

Lindungi Hewan Peliharaan dari Polusi Udara

Rona hewan peliharaan
Dhaifurrakhman Abas • 01 Januari 2019 14:09
Jakarta: Polusi udara bikin gerah. Disusul perasaan tak nyaman ketika menghirup udara luar ruangan yang tercemar bahan-bahan kimia dan zat biologis negatif.
 
Tak ayal, polusi udara yang membahayakan ini bikin manusia seringkali berdiam diri di dalam ruangan. Namun, pernahkah Anda bertanya-tanya bagaimana dampak hewan yang berada di luar ruangan dalam menggadapi polusi udara?
 
Ya, tentu saja. Polusi udara juga dapat mengancam jiwa hewan yang pada dasarnya berada di lingkungan sekitar kita.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bahkan, menurut studi yang dilansir Journal of Veterinary Internal Medicine, kucing dan anjing miliki kepekaan yang tinggi terhadap paparan udara asing.
 
"Kucing dan anjing dapat mengalami kejang-kejang ketika mereka terus-menerus menghirup racun yang dikeluarkan oleh kendaraan," kata Chung?Hui Lin, penulis studi dari Ministry of Science and Technology, Taiwan.
 
"Polusi udara bahkan bisa membuat dua hewan tadi terserang alergi kulit dari udara yang tercemar," tambah Chung?Hui Lin.
 
Lindungi Hewan Peliharaan dari Polusi Udara
(Hui Lin menyarankan untuk selalu memeriksakan kondisi kesehatan kulit hewan peliharaan secara teratur. Foto: Joshua Rawson-Harris/Unsplash.com)
 
(Baca juga: Bermain dengan Hewan Peliharaan Bantu Hilangkan Kesedihan)
 
Lantas bagaimana cara kita sebagai makhluk berakal dalam melindungi hewan-hewan tersebut dari polusi udara? Sederhana saja. Anda bisa memulainya dengan membuat lingkungan zona ramah udara di halaman rumah.
 
Misalnya dengan menanam tanaman hijau sebagai tempat untuk hewan berteduh di lingkungan rumah. Atau jika Anda seseorang perokok aktif yang memiliki hewan peliharaan, sebaiknya hentikan kebiasaan merokok di dalam rumah. 
 
"Semua hewan peliharaan sangat sensitif terhadap merokok dan merokok di dalam ruangan bisa sangat berbahaya bagi kesehatan mereka," ujar Hui Lin.
 
Anda juga disarankan memerhatikan kondisi udara ketika hendak mengajak hewan peliharaan berjalan-jalan ke luar rumah. Pilihlah lokasi terbaik seperti taman dan hutan kota.
 
"Sekalipun lokasi Anda keterbatasan taman kota, Anda tetap harus menghindari membawa hewan peliharaan berjalan di tempat-tempat yang dekat dengan wilayah padat lalu-lintas," imbuhnya.
 
Hui Lin juga menyarankan untuk selalu memeriksakan kondisi kesehatan kulit hewan peliharaan secara teratur. Sebab, diagnosa pertama bahwa hewan terpapar polusi udara bisa diidentifikasi dari kondisi alergi pada kulit. 
 
"Mencari bantuan profesional segera setelah Anda melihat tanda pertama infeksi kulit," tandasnya.
 


 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:25
  • SUBUH04:35
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif