Ilustrasi- Pexels
Ilustrasi- Pexels

Merangkak, Momen Bersejarah Bayi

Rona gaya tumbuh kembang bayi
Medcom • 29 Oktober 2019 08:08
Jakarta: Menjadi orang tua merupakan sebuah anugerah yang diberikan Tuhan. Baik saat proses mengandung, melahirkan, menyusui hingga melihat tumbuh kembang sang buah hati.
 
Apalagi bila melihat bayi Anda dapat merangkak dengan sendirinya. Merangkak merupakan langkah pertama bayi untuk berkeliling dengan sendiri. Secara alami, bayi akan mulai belajar menyeimbangkan kedua tangan dan lututnya.
 
Kemudian bayi akan berusaha mencari cara untuk bergerak maju dan mundur dengan mendorong lututnya. Pada saat bersamaan, bayi sesegera mungkin akan memperkuat otot untuknya berjalan.

Kapan bayi mulai merangkak?

Sebagian besar bayi belajar merangkak antara usia 7 bulan hingga 10 bulan. Selain belajar merangkak, pada usia ini bayi mulai menggeser-geser bagian bawah badannya, merayap dengan perut, atau berguling-guling.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebagai orang tua, Anda tidak perlu khawatir dengan posisinya. Tidak masalah bagaimana bayi Anda melakukannya.

Bagaimana bayi belajar merangkak

Bayi Anda kemungkinan akan mulai merangkak setelah ia dapat duduk dengan baik tanpa penyanggah. Ya, sekitar usia 8 bulan.
 
Setelahnya, bayi dapat mengangkat kepalanya untuk melihat sekeliling dan otot pada lengan, kaki, dan punggungnya cukup kuat. Hal itu guna mencegahnya jatuh ke lantai ketika ia berdiri dengan tangan dan lutut.
 
Dalam beberapa bulan, bayi Anda secara bertahap akan belajar bergerak dengan percaya diri dari posisi duduk ke posisi merangkak. Sekitar usia 9 atau 10 bulan, bayi dapat mendorong tubuhnya dengan lutut untuk bergerak. Saat bayi sudah biasa dengan gerakan tersebut, ia akan belajar beralih dari posisi merangkak kembali ke posisi duduk.
 
Dilansir dari babycenter.com, dokter anak William Sears mengatakan, bayi akan menguasai suatu teknik yang biasa disebut 'lintas silang'. Ia menambahkan, teknik ini merupakan menggerakkan satu lengan dan kaki yang berlawanan dengan bersamaan ketika bayi bergerak maju, daripada menggunakan lengan dan kaki dari sisi yang sama.

Cara membantu bayi Anda merangkak

Latihan pada perut: Sebelum bayi Anda siap merangkak cobalah beberapa kegiatan untuk membatunya. Seperti meletakan bayi di atas perut Anda dan biarkan ia bermain-main di sana. Ini akan membantu mengembangkan otot yang ia perlukan untuk merangkak, karena bayi akan belajar merangkak dan bergerak di atas perut.
 
Insentif untuk bergerak: Cara terbaik untuk membantu bayi merangkak seperti meraih benda, letakkan mainan, atau barang kegemarannya di luar jangkauan bayi Anda. Hal ini untuk membantu meningkatkan kepercayaan diri, kecepatan, dan ketangkasan. Hanya saja jangan tinggalkan bayi sendirian dan tetap awasi setiap gerakannya.
 
Bukti anak: saat bayi sudah mulai merangkak pastinya ia akan bergerak lebih aktif. Pastikan rumah Anda aman dan terlindungi untuk anak. Seperti pastikan bagian sudut tajam dilapisi bahan lembut atau berikan sebuah pagar didekat tangga rumah. Biasanya bayi akan tertarik untuk merangkak ke atas atau turun melewati tangga. Jadi Anda usahakan jauhkan bayi dari jangkauan tangga sampai ia benar-benar dapat berjalan.

Apa yang harus dilakukan jika bayi tidak merangkak

Setiap bayi berkembang dengan usia yang berbeda-beda. Tetapi jika bayi Anda belum menunjukkan minat untuk bergerak seperti merayap, merangkak, berguling, maka cari tahulah cara menggerakkan lengan dan kakinya dengan gerakan terkoordinasi.
 
Jika Anda khawatir, bawalah bayi Anda ke dokter anak untuk konsultasi lebih lanjut. Bila bayi Anda terlahir prematur, untuk mencapai ia merangkak dan gerakkan lainnya sedikit lebih lambat beberapa bulan dibandingkan bayi lainnya.

Gerakkan lain setelah merangkak

Bagi bayi yang telah lihai merangkak, setelahnya adalah tahapannya untuk belajar berjalan. Untuk itu, bayi akan segera mulai berdiri untuk mencapai sesuatu seperti, meja atau seseorang.
 
Jika kakinya sudah memiliki keseimbangan, bayi akan mulai berjalan dengan berpegangan pada furnitur di rumah. Tumbuh kembang anak hanyalah masalah waktu sampai dia dapat berjalan, berlari dan melompat.
 
Siti Mazhidawati
 

(FIR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif