Ripped clothing atau pakaian koyak adalah jenis pakaian yang menonjolkan robekan yang disengaja dimana memberi kesan pemberontak. (Foto: New Fashion Craze)
Ripped clothing atau pakaian koyak adalah jenis pakaian yang menonjolkan robekan yang disengaja dimana memberi kesan pemberontak. (Foto: New Fashion Craze)

Kembali Booming di Luar, Bagaimana Tren Ripped Jeans di Indonesia?

Rona ripped clothing
Sri Yanti Nainggolan, Yatin Suleha • 13 April 2017 14:21
medcom.id, Jakarta: Tren fesyen di dunia layaknya roda, terus berputar. Kini, tren ripped clothing kembali digemari di dunia internasional karena banyak publik figur yang memakainya, sebut saja dua bersaudara Kendall dan Kylie Jenner.
 
Kembali Booming di Luar, Bagaimana Tren Ripped Jeans di Indonesia?
(Salah satu model ripped jeans yang dipakai oleh Kylie Jenner. Dok. Pinterest)
 
Ripped clothing atau pakaian koyak adalah jenis pakaian yang menonjolkan robekan yang disengaja dimana memberi kesan pemberontak. Di Indonesia, tren ini sudah cukup lama digandrungi dimana kebanyakan pemakainya adalah anak muda.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tren ini sudah masuk Indonesia sejak akhir 2016 karena beberapa tren internasional sudah mengeluarkan produk-produk semacam itu," ujar desainer muda Theresia Law saat dihubungi Metrotvnews.com, Kamis (13/4/2017).
 
Jenis pakaian koyak ini tak hanya bawahan saja, yang kebanyakan adalah jeans, namun juga ada atasan yang lebih banyak didominasi kaos. 
 
Namun, menurut Theresia, pasar Indonesia kurang tertarik dengan atasan koyak karena tidak sesuai dengan budaya tanah air.
 
(Baca juga: Style K-Pop yang Bisa Dikenakan Sehari-hari)
 
Berbicara tentang jeans koyak, Theresia berpendapat bahwa pecinta fesyen Indonesia lebih suka dengan warna bawahan yang lebih terang atau semakin pudar.
 
"Semakin terlihat lusuh, mereka makin suka. Tapi ada juga yang suka dengan bawahan gelap, seperti hitam karena lebih universal," tambahnya.
 

Ripped clothing yang simpel
 
Salah satu penggemar jeans koyak adalah Nuky Nursantia dan Woro Hendrati. Kedua ibu muda ini menyukai celana ripped jeans karena alasan yang hampir sama, yaitu nyaman serta simpel.
 
Kembali Booming di Luar, Bagaimana Tren Ripped Jeans di Indonesia?
(Ripped jeans yang dipakai oleh Nuky Nursantia. Foto: Dok. Nuky Nursantia)
 
"Awalnya saya merasa tidak suka dan menganggap kurang pantas bila memakai ripped jeans. Sampai suatu hari suami saya mengajak jalan-jalan ke mal dan menawarkan untuk membelikan saya ripped jeans," ujar ibu yang bekerja di sebuah law firm ini.
 
Kembali Booming di Luar, Bagaimana Tren Ripped Jeans di Indonesia?"Saya pilih salah satu ripped jeans, eh ternyata malah terlihat keren dan kekinian gitu, hehehe," kenang Nuky. "Rasanya nyaman banget kok. Tidak seperti dulu yang terkesan seperti cewek nakal," papar wanita yang awet muda ini.
 
Untuk ibu satu anak, Woro Hendrati memilih ripped jeans awalnya kebetulan karena diskon.
 
Namun, setelah dipakai ia merasa nyaman dan simpel karena bisa dipakai dalam acara santai atau pun ke mal. 
 
"Yang paling penting sih dalam memilih celana akunya nyaman sama model celananya dan ukurannya. Klo soal sobek-sobek, menurut aku sebuah nilai plus yang keren," tutup ibu yang berprofesi sebagai make up artist ini.
 
(Woro Hendrati bersama sang buah hati dalam balutan ripped jeans. Foto: Dok. Woro Hendrati)
 

 

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(TIN)


social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif