Jakarta Modest Fashion Week Akan Digelar Juli Mendatang

Sri Yanti Nainggolan 13 Maret 2018 17:11 WIB
gayafesyen
Jakarta Modest Fashion Week Akan Digelar Juli Mendatang
Setelah sukses di Istanbul, London, dan Dubai; pekan mode Modest Fashion Week akan hadir di Jakarta pada Juli tahun ini. (Foto: Dok. Medcom.id/Sri Yanti Nainggolan)
Jakarta: Setelah sukses di Istanbul, London, dan Dubai; pekan mode Modest Fashion Week akan hadir di Jakarta pada Juli tahun ini.

Franka Soeria, ahli modest fashion sekaligus pendiri pekan mode tersebut, memilih Jakarta sebagai kota keempat dalam traveling event tersebut karena dirinya berasal dari Indonesia dan ingin memperkenalkan fashion Indonesia yang inovatif.

"Tema untuk Jakarta Modest Fashion Week kali ini adalah kreatif, inovatif, atau out of the box. Kami akan membawa para desainer modest fashion internasional untuk mempromosikan fesyen Indonesia di mata dunia," jelasnya dalam peluncuran portal fesyen #MARKANARIE, Selasa 13 Maret 2018.


Menurut Franka, modest fashion yang ada di Indonesia cenderung beragam dan dan inovatif, sayangnya akses dan promosi masih tergolong minim sehingga negara lain yang lebih gencar dalam promosi bisa mengklaim suatu tren tang sudah ada lama di Indonesia. Inilah alasan mengapa pekan mode diadakan di Jakarta.

Di satu sisi, Ismail Semin, selaku partner Franka, mengungkapkan memilih Jakarta karena kota tersebut merupakan salah satu kota dengan tingkat fashion capital terbesar di Asia Tenggara, sehingga akan lebih mudah digapai atau dipromosikan secara bisnis.


(Setelah sukses di Istanbul, London, dan Dubai; pekan mode Modest Fashion Week akan hadir di Jakarta pada Juli tahun ini. Foto: Ilustrasi. Dok. Allyson Johnson/Unsplash.com)

(Baca juga: #MARKAMARIE, Wadah Jualan untuk Para Desainer Modest Fashion Premium)

Hingga saat ini, sudah ada 30 desainer dari lokal maupun internasional yang sudah bersedia bergabung dalam Jakarta Modest Fashion Week, dengan target sekitar 50-60 desainer. Mengenai lokasi, Ismail sudah menemukan namun belum pasti.

Franka juga mengaku bahwa pekan mode tersebut umumnya dilakukan di kota yang cukup kontroversi dengan gaya modest dengan tujuan dapat mengubah prespektif.

"Misalnya, saat Dubai Modest Fashion Week, modest fashion sudah tidak menjadi anak tiri lagi di dunia fashion Dubai karena perspektifnya telah berubah. Modest fashion sudah punya pride," tukas Franka.

Ia juga menekankan bahwa modest fashion adalah tentang gaya berpakaian, bukan mengacu pada agama saja. Jadi, hijabi maupun non-hijabi tetap bisa menggunakannya.









(TIN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id