Anjing bisa memiliki kedekatan yang sangat erat dengan pemiliknya bahkan sampai mengetahui ketika sang pemilik sedang merasakan kesedihan. (Foto: Pete Bellis/Unsplash.com)
Anjing bisa memiliki kedekatan yang sangat erat dengan pemiliknya bahkan sampai mengetahui ketika sang pemilik sedang merasakan kesedihan. (Foto: Pete Bellis/Unsplash.com)

Cara Anjing Mengetahui Sang Pemilik Sedang Sedih

Rona hewan peliharaan psikologi
Raka Lestari • 02 Juli 2018 08:00
Jakarta: Anjing merupakan salah satu hewan peliharaan yang banyak dipilih karena kesetiannya kepada pemilik mereka. Dan juga anjing bisa memiliki kedekatan yang sangat erat dengan pemiliknya bahkan sampai mengetahui ketika sang pemilik sedang merasakan kesedihan.
 
Menurut Express, sebuah studi menunjukkan bahwa anjing dapat mengetahui perbedaan antara ekspresi senang, sedih, atau bahkan marah.
 
Para peneliti menunjukkan foto pria dan wanita dengan salah satu dari enam ekspresi wajah, yaitu marah, takut, bahagia, sedih, terkejut, dan merasa jijik secara alami kepada 26 anjing ketika mereka sedang makan. Pada saat yang sama, para peneliti juga memantau detak jantung para anjing tersebut. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hasil penelitian tersebut menunjukkan jika mereka berpikir wajah manusia menunjukkan kemarahan, ketakutan atau kebahagiaan mereka menoleh ke kiri tetapi jika mereka melihat ekspresi terkejut mereka akan menoleh ke kanan. 
 
Cara Anjing Mengetahui Sang Pemilik Sedang Sedih
(Menurut Express, sebuah studi menunjukkan bahwa anjing dapat mengetahui perbedaan antara ekspresi senang, sedih, atau bahkan marah. Foto: Matt Nelson/Unsplash.com)
 
(Baca juga: Memahami Bahasa Tubuh Anjing Peliharaan)
 
Detak jantung anjing juga meningkat ketika mereka berpikir pemiliknya tidak senang, menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal sains spesialis Learning & Behavior. 
 
Gambar-gambar yang menggambarkan kemarahan, ketakutan, dan kebahagiaan memicu aktivitas jantung yang paling banyak, menunjukkan tingkat stres yang lebih tinggi. Anjing-anjing juga butuh waktu lebih lama untuk kembali makan makanan mereka ketika foto-foto ini ditunjukkan kepada mereka. 
 
Peneliti studi tersebut, yaitu Marcello Siniscalchi dari Italy's Bari Aldo Moro university mengatakan hewan di alam liar harus menentukan dengan sangat cepat apakah suatu situasi berbahaya atau tidak sebelum memutuskan tindakan apa yang harus diambil. 
 
Meskipun tes tersebut melibatkan foto, para ilmuwan percaya suara, bau, dan postur tubuh juga bertindak sebagai petunjuk bagi anjing untuk menangkap emosi manusia.
 


 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif