Ilustrasi--usahakan untuk mengoreksi secara lembut ketika anak-anak Anda mengumpat dengan kata-kata kasar-Pexels
Ilustrasi--usahakan untuk mengoreksi secara lembut ketika anak-anak Anda mengumpat dengan kata-kata kasar-Pexels

Cara Agar Anak Berhenti Mengumpat

Rona tips keluarga
Raka Lestari • 26 Juni 2019 17:16
Orangtua diminta untuk peduli dengan anak yang kerap mengumpat dengan kata-kata kasar. Mengoreksi secara lembut adalah cara terbaik agar anak tak lagi mengumpat.
 

Jakarta: Mengetahui bahwa anak Anda memiliki kebiasaan membentak atau mengumpat sesuatu tentu adalah hal yang mengecewakan. Untuk menghentikan anak Anda melakukan kebiasaan buruk tersebut, hal pertama yang harus Anda ketahui adalah mengapa anak Anda sangat mudah untuk membentak atau mengumpat sesuatu.
 
"Anak-anak mengumpat karena mereka sudah merasa lebih dewasa dan itu terlihat lebih keren.  Tapi itu bukan berarti anak Anda tahu apa yang sebenarnya mereka katakan," ujar Maureen Healy, penulis The Emotionally Healthy Child, dan pakar perkembangan anak di Growinghappykids.com kepada Romper.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebaliknya, menurut Healy, anak Anda memperhatikan reaksi Anda terhadap kata-kata umpatan yang mereka ucapkan. Dan jika mereka memperoleh respons yang menarik bagi mereka, mereka pasti akan mengucapkan kata-kata "nakal" tersebut berulang-ulang kali. "Jika Anda bisa tetap netral saat mereka menggunakan kata mengucapkan kata-kata kasar untuk mengumpat, mereka tidak akan berpikir seburuk itu," jelas Healy.
Cara Agar Anak Berhenti Mengumpat
Ilustrasi--Pexels
 
Healy merekomendasikan orangtua untuk meminimalkan reaksi yang keras ketika melihat anak-anak Anda mengumpat dengan kata-kata yang kasar. Sebagai gantinya, usahakan untuk mengoreksi secara lembut ketika anak-anak Anda mengumpat dengan kata-kata kasar di sekolah atau tempat umum.  Healy juga merekomendasikan untuk memberikan kata pengganti yang lebih halus ketika mereka ingin mengumpat dengan kata-kata kasar.
 
Menurut Healy, pendekatan ini sangat membantu ketika anak-anak mulai bersekolah meskioun kadang mereka bisa mendapatkannya dari teman-teman sekolah. Memberikan alternatif juga membantu Anda menghindari mengajarkan anak Anda kata-kata yang buruk. Sama seperti orang dewasa, anak-anak juga dapat belajar untuk mengumpat sebagai cara untuk mengekspresikan emosi tertentu, seperti kemarahan atau frustrasi.
 
"Semua orang merasa marah dan membutuhkan jalan keluar yang konstruktif," kata Healy.
 
Dan meskipun mengumpat dengan kata-kata kasar dapat membuat seseorang merasa lebih lega, Healy mengatakan bahwa mengumpat dengan kat-kata kasar sebaiknya dilakukan pada ruang privat saja seperti di rumah. Tidak dilakukan di depan orang atau di depan umum.
 
Pada akhirnya, anak Anda belajar kata-kata baru adalah hal yang baik. Dan tugas Anda sebagai orang tua adalah memberitahukan mana kata-kata yang baik dan kata-kata yang baik yang sebaiknya tidak diucapkan oleh mereka.
 

 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif