Sandra Dewi (Foto: Muhammad Adimaja/Antara)
Sandra Dewi (Foto: Muhammad Adimaja/Antara)

Punya Dua Anak dengan Jarak Berdekatan, Sandra Dewi Sempat Stres

Rona sandra dewi air susu ibu
Sunnaholomi Halakrispen • 29 November 2019 17:07
Jakarta: Sandra Dewi, dua bulan yang lalu baru saja melahirkan anak keduanya, Michael Moeis. Pada kehamilan kedua ini, ia juga harus mengurus bayi pertamanya.
 
Kondisi ini diakui Sandra sempat membuatnya stres. Salah satunya soal pemberian Air Susu Ibu (ASI).
 
"Setiap ibu lahiran pasti ada struggle-nya lah. Kalau anak pertama saya lebih ke tiap hari kerja terus tiba-tiba saya harus di rumah 40 hari sama dia doang. Terus suami kerja saya hanya berdua baby doang," ujar Sandra.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pada perjuangan pertamanya, ia yang saat itu belum mahir mengelola ASI. Sehingga putingnya harus berdarah dan lecet. Pembagian waktu antara menyusui dan mengurus dirinya sendiri pun belum teratasi dengan baik.
 
"Saya makan mandi, tiba-tiba anak minta nyusu. Jadi ada masa-masa Oh My God ternyata begini ya, hamil itu enak banget ya pengalamannya luar biasa. Jadi bukan cuma perut belendung, ya sudah disayang dimanja," akunya.
 
Setiap setelah menyusui anak pertamanya, Raphael Moeis, Sandra seringkali merasa stok ASI-nya tidak tertangani dengan tepat. Akibatnya, ia sempat keteteran menjalankan aktivitasnya.
 
Sedangkan saat kehamilan anak kedua, Sandra merasa telah memahami dalam memberikan ASI. Lebih mahir karena belajar dari pengalaman menyusui anak pertama.
 
"Jadi anak kedua lebih gampang lah, saya sudah tahu nih kalau habis disusuin, langsung dipompa ASI-nya. Kalau pas anak pertama enggak langsung sama pompa, saya benar-benar nungguin kapan saja dia mau nyusu," paparnya.

Dilema Sandra

Masalah lainnya, saat memberikan ASI pada anak keduanya, ASI Sandra sempat tersendat. Itu terjadi karena dia stres lantaran memikirkan bagaimana kondisi Raphael dan apakah aktivitasnya berjalan lancar.
 
Anak pertamanya yang kini berusia 22 bulan itu tidak suka berada di rumah. Setiap hari harus ada kegiatan yang dilakukannya, baik berenang, bermain di mal, atau playground bersama teman-temannya.
 
Sebelum Sandra melahirkan Michael, ia selalu ada di dekat Raphael setiap hari ketika tidak sedang bekerja. Sandra menemani Raphael bermain di luar rumah. Maka setelah melahirkan anak kedua, Sandra berat menemani Raphael karena adiknya belum bisa keluar rumah.
 
"Kakaknya selalu teriak, Mami ikut, Mami go. Jadi setiap kali dia mau pergi habis makan siang, saya mesti ngumpet di belakang pintu di tembok. Ya saya sedih," ceritanya.
 
(FIR)


social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif