Perpustakaan keliling garapan Brigadir Irvan (Foto: Metrotvnews.com)
Perpustakaan keliling garapan Brigadir Irvan (Foto: Metrotvnews.com)

Bikin Perpustakaan Keliling agar Anak-anak #BangkitDari Kecanduan Game Online

Rona hut ri minat baca kisah Kecanduan Gawai #BangkitDari
Raka Lestari • 14 Agustus 2020 17:15
Aceh Utara: Anggota Polsek Langkahan, Aceh Utara, Brigadir Irvan memodifikasi motor dinasnya menjadi perpustakaan keliling. Brigadir Ivan berharap dengan memperkenalkan buku kepada anak-anak dapat meningkatkan minat baca mereka.
 
Anggota Bhabinkamtibmas (Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) yang bertugas di Polsek Langkahan, Aceh Utara ini, sehari-harinya memanfaatkan motor dinasnya untuk membantu anak-anak di pedalaman Aceh Utara yang sebagian besar belum memiliki akses informasi. Termasuk akses materi-materi pembelajaran seperti buku-buku di perpustakaan.
 
Perpustakaan keliling tersebut dibuat saat memulai tugasnya sebagai anggota Bhabinkamtibmas di Polsek Langkahan. Irvan mengaku ingin mengabadikan kehidupannya agar bermanfaat bagi masyarakat, terutama bagi anak-anak yang merupakan generasi masa depan bangsa.

Berawal dari rasa prihatin

Sampai saat ini, Irvan mengatakan bahwa sudah sekitar delapan bulan dirinya memodifikasi motor menjadi perpustakaan keliling. Ia juga bercerita bahwa ide ini berawal dari rasa prihatin.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Pada awalnya, saya merasa prihatin dengan kondisi anak-anak yang disibukkan dengan game online. Sehingga saya memodifikasi motor saya untuk menjadi perpustakaan keliling,” tutur Irvan.
 
“Selain itu juga dengan adanya kemudian sinergi dengan dinas kita karena saya beranggapan dengan anak membaca bisa menghasilkan sumber daya yang unggul menuju Indonesia cerdas. Itu juga program dari Presiden,” tuturnya.
 

Irvan memodifikasi motornya dengan rak buku yang penuh dengan gambar sehingga anak-anak bisa tertarik untuk membaca dari perpustakaan keliling buatannya tersebut. Ia juga menceritakan bahwa ia membuat sendiri gambar-gambar yang ada di motornya tersebut.

Buku yang paling disukai anak-anak

Ide terpuji Irvan ini disambut dengan antusias oleh anak-anak. Itu terlihat ketika para bocah langsung menyerbu motornya, seketika ia datang.
 
Koleksi buku-buku milik Irvan cukup beragam. Setidaknya ada 1000 buku, yang terdiri buku cerita sampai buku pelajaran sekolah dari SD dan SMP.
 
“Anak-anak di sekitar sini menyukai buku cerita, dongeng, dan buku cerita tentang presiden juga mereka suka,” tuturnya.
 
Bikin Perpustakaan Keliling agar Anak-anak #BangkitDari Kecanduan Game Online
Brigadir Irvan. (Foto: medcom.id)
 
Mengumpulkan buku-buku tersebut, hasil tekad Irvan menyisihkan uang gajinya. Ada juga bantuan dari sekolah-sekolah dan dari Hamba Allah serta dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh Utara.
 
“Mekanisme dari perpustakaan keliling ini adalah dengan saya berkeliling kampung. Namun karena sekarang sedang ada covid-19, saya melakukan door to door system. Dari satu rumah ke rumah yang lain,” tuturnya.
 
Dalam sehari, Irvan mengaku bisa berkeliling sekitar 3 hingga 5 rumah. Anak-anak yang membaca di perpustakaan keliling miliknya tersebut rata-rata berusia 6 – 15 tahun.
 
 

Tugas utama dari Bhabinkamtibmas

“Sebenarnya tugas dari Bhabinkamtibmas itu banyak, menyentuh langsung kepada masyarakat. Tergantung kemauan kita, apalagi sekarang kita Polda Aceh punya program mencerdaskan anak bangsa dan juga Program Generasi Emas 2045, kita harus mendukung itu,” tuturnya.
 
Irvan sendiri bercerita bahwa dirinya suka membaca buku yang berkaitan dengan insipirasi. Karena dengan itu, setidaknya hidup ini bisa bermanfaat untuk orang lain.

Rencana ke depan

Selain membuat perpustakaan keliling dari motor, Irvan juga ke depannya berencana untuk membuat perpustakaan keliling dengan sepeda.
 
“Saya berencana menggunakan sepeda karena itu belum ada yang menggunakan. Insya Allah dalam minggu ini akan kita laksanakan, membawa pustaka keliling dengan menggunakan sepeda,” ujar Irvan.
 
“Kita kan harus tampil beda supaya anak-anak bisa lebih suka lagi. Jadi mereka bisa datang ke kita. Bukan kita yang ngajak, malah mereka yang mendekati kita untuk membaca buku,” tutup Irvan.
 
(FIR)
Read All


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif