Ilustrasi: (Foto:IST)
Ilustrasi: (Foto:IST)

Berpikir Positif, Berpikir Negatif dan Berpikir Benar

Rona dunia pikiran
27 Juli 2015 11:58
SERING terdengar dalam percakapan sehari-hari bersama sahabat, “Saya positive thinking aja, dia tidak mungkin melakukan hal itu."
 
Positive thinking atau berpikir positif saja tidak akan menyelesaikan masalah. Malah bisa menyebabkan masalah yang tidak diinginkan muncul. Berpikir positif malah bisa menunjukkan bahwa kita sedang mengabaikan masalah yang seharusnya kita selesaikan atau hadapi.
 
Sering orang menggunakan dalih berpikir positif untuk lari dari sebuah masalah. Seringkali karena rasa takut untuk menghadapi masalah di depan, kita ingin menghindari konfrontasi, kita menggunakan berpikir positif seolah kita tahu segalanya akan baik-baik saja. Semuanya akan berlalu. Mungkin benar. Mungkin juga akan menjadi bom waktu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Berpikir positif itu seperti melihat halaman rumah Anda penuh dengan rumput liar, namun karena Anda berpikir positif, Anda terus mengatakan rumput liar itu tidak ada dan rumput halaman rumah anda rapih. Apakah akan mengubah situasinya? Sama sekali tidak. Mungkin membuat Anda sedikit nyaman, atau lebih tepatnya menutupi ketidaknyamanan Anda dengan nyaman yang palsu.
 
Berpikir negatif tentu tidak membangun juga. Malah membuat semakin lelah dan semakin cepat masuk ke dalam masalah yang lebih dalam. Berpikir negatif menyebabkan kita menyalahkan semua orang dan situasi. Yang menahan kita dalam lingkaran berpikir yang tidak sampai pada solusi yang dibutuhkan. Berpikir negatif ditambah dengan tidak berani menghadapi masalah membuat kita berkeluh kesah pada orang yang salah, pada orang yang sama sekali tidak bisa memberikan solusi atau memperbaiki masalah.
 
Berpikir benar adalah sebuah pendekatan yang netral dan bijak. Jika kembali pada situasi rumput di halaman rumah Anda, berpikir benar adalah melihat situasi apa adanya, bahwa rumput di halaman rumah memang banyak rumput liar dan tinggi, dan tentu sangat tidak enak dipandang.
 
Lalu pikirkan apa yang Anda inginkan. Misalnya Anda ingin halaman rumah yang terawat dan rumput yang pendek dan rapih. Kemudian pikirkan apa yang harus Anda lakukan dan lakukanlah. Apakah Anda yang memotong rumput itu, atau Anda meminta orang lain untuk memotongnya sehingga pemikiran Anda tentang halaman rumah Anda yang ideal bisa terwujud. Inilah berpikir benar.
 
Sampaikan ide dan komentar Anda di bawah ini tentang berpikir positif. Dan sampai bertemu di artikel selanjutnya. Selamat Idul Fitri untuk Anda yang merayakannya.
 
Untuk konsultasi dan tanya jawab, silakan lemparkan pertanyaan Anda ke advisrona@gmail.com. Mengenai konsultasi ini klik tautan di sini.
 
(FIT)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif