Dibandingkan kanopi konvensional, kanopi membrane dinilai lebih efektif melindungi area di bawahnya dari paparan sinar matahari dan hujan. Dalam proses pembuatannya, kanopi ini umumnya menggunakan material kain khusus seperti PVC dan PTFE yang dikenal kuat, lentur, serta mampu menahan panas dan air dengan baik, sehingga cocok untuk penggunaan jangka panjang di area terbuka.
Tak hanya unggul dari sisi fungsi, desain kanopi membrane juga fleksibel dan mudah disesuaikan dengan konsep arsitektur bangunan, mulai dari modern, minimalis, hingga komersial. Hal inilah yang membuat kanopi membrane semakin diminati. Berikut lima inspirasi desain kanopi membrane yang bisa menjadi referensi.
Inspirasi desain kanopi membrane
1. Model tenda payung

Model kanopi membrane. Foto: AI
Model tenda payung gantung atau desain melengkung asimetris menghadirkan tampilan yang unik dan menarik perhatian. Bentuknya yang tidak simetris memberikan kesan artistik sekaligus modern.
Desain ini sangat cocok diterapkan pada area bisnis kuliner atau coffee shop karena mampu menjadi elemen visual yang memperkuat daya tarik tempat usaha.
2. Model single slope
.jpeg)
Model kanopi membrane. Foto: Membranesia
Kanopi membrane model single slope dirancang dengan sistem rangka kokoh, di mana salah satu sisi rangka menempel pada dinding bangunan, sementara sisi lainnya ditopang tiang penyangga dengan bentuk sedikit melengkung.
| Baca juga: 7 Motif Kanopi Baja Ringan untuk Rumah, Fungsional dan Estetik |
Agar kain membrane terpasang optimal tanpa lipatan, rangka disusun dari besi kuat dengan jumlah yang cukup banyak untuk menjaga ketegangan kain. Model ini cocok digunakan pada carport rumah, toko, maupun ruko karena tampil rapi, fungsional, dan modern.
3. Desain monokrom

Model kanopi membrane. Foto: Membranesia
Kanopi membrane umumnya identik dengan warna putih, baik pada rangka maupun kainnya. Namun, konsep monokrom menawarkan tampilan yang berbeda dan tetap elegan.
Pada desain ini, warna hitam diaplikasikan pada tiang dan rangka kanopi, sementara kain membrane tetap berwarna putih. Perpaduan tersebut menciptakan kontras yang kuat, bersih, dan berkarakter, sehingga area carport atau teras tampak lebih menonjol tanpa terkesan berlebihan.
4. Model layar tarik

Model kanopi membrane. Foto: Membranesia
Model layar tarik mengandalkan kain membrane yang dibentuk menyerupai layar dan ditarik ke beberapa titik tanpa menggunakan rangka berat. Desain ini memberikan kesan ringan dan minimalis.
Perbedaan ketinggian pada titik tarikan menciptakan siluet yang dinamis dan estetis. Model ini cocok diterapkan pada carport atau teras rumah dengan konsep modern dan semi-outdoor.
5. Lengkung asimetris

Model kanopi membrane. Foto: Membranesia
Desain lengkung asimetris menampilkan bentuk kanopi yang modern, terbuka, dan elegan. Struktur rangkanya menggunakan pipa baja dengan garis lengkung yang menyatu dengan bentangan kain membrane di atasnya.
Selain berfungsi estetis, bentuk lengkung membantu aliran air hujan agar tidak menggenang. Kain membrane berwarna terang juga mampu memantulkan panas matahari, sehingga area di bawahnya tetap nyaman. Desain ini cocok diterapkan pada panggung terbuka, area acara, atau ruang berkumpul semi-outdoor.
Dengan beragam pilihan desain, kanopi membrane dapat disesuaikan dengan kebutuhan fungsi sekaligus gaya bangunan. Pemilihan desain yang tepat tidak hanya meningkatkan kenyamanan, tetapi juga memperkuat nilai estetika dan identitas visual suatu hunian atau bangunan komersial. (Umi Kulsum)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News