TIPS
Cara Simpel Mengatasi Keran Air Berkerak agar Kembali Kinclong
Rizkie Fauzian
Kamis 06 Agustus 2026 / 13:34
- Kerak pada keran air umumnya disebabkan endapan mineral dari air yang mengering di permukaan.
- Cuka putih, lemon, dan baking soda dapat digunakan untuk membantu menghilangkan kerak membandel.
- Mengeringkan keran setelah digunakan menjadi cara sederhana untuk mencegah kerak muncul kembali
Jakarta: Keran air yang dipenuhi kerak putih atau noda kusam sering membuat kamar mandi maupun dapur terlihat kurang bersih. Kerak tersebut umumnya berasal dari endapan mineral, seperti kalsium dan magnesium, yang terbawa air dan menempel pada permukaan keran seiring waktu.
Jika tidak segera dibersihkan, kerak akan semakin tebal, sulit dihilangkan, bahkan dapat mengurangi tampilan mengilap pada keran. Kabar baiknya, kerak membandel bisa diatasi dengan bahan-bahan sederhana yang mudah ditemukan di rumah. Berikut beberapa cara yang bisa dicoba.
Tips mengatasi keran yang berkerak. Foto: Freepik
Diamkan sekitar 30 hingga 60 menit agar kerak melunak. Setelah itu, gosok perlahan menggunakan spons atau sikat berbulu halus, kemudian bilas dengan air bersih.
Oleskan pada permukaan keran, diamkan sekitar 15 menit, lalu gosok perlahan menggunakan sikat gigi bekas atau spons lembut. Bilas hingga bersih dan keringkan menggunakan kain mikrofiber.
Kebiasaan ini membantu mengurangi endapan air yang dapat berubah menjadi kerak ketika mengering.
Membersihkan keran secara rutin, misalnya seminggu sekali, dapat mencegah penumpukan kerak sekaligus menjaga tampilannya tetap bersih dan awet.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KIE)
Jika tidak segera dibersihkan, kerak akan semakin tebal, sulit dihilangkan, bahkan dapat mengurangi tampilan mengilap pada keran. Kabar baiknya, kerak membandel bisa diatasi dengan bahan-bahan sederhana yang mudah ditemukan di rumah. Berikut beberapa cara yang bisa dicoba.
Tips mengatasi keran yang berkerak

Tips mengatasi keran yang berkerak. Foto: Freepik
1. Gunakan cuka putih
Cuka putih mengandung asam asetat yang efektif membantu melarutkan endapan mineral. Caranya, basahi kain atau tisu dengan cuka putih, lalu bungkus bagian keran yang berkerak.Diamkan sekitar 30 hingga 60 menit agar kerak melunak. Setelah itu, gosok perlahan menggunakan spons atau sikat berbulu halus, kemudian bilas dengan air bersih.
2. Manfaatkan air perasan lemon
Selain cuka, lemon juga mengandung asam sitrat yang mampu membantu mengangkat kerak. Oleskan air perasan lemon pada bagian yang berkerak atau gosok langsung menggunakan potongan lemon. Diamkan sekitar 20 hingga 30 menit sebelum dibersihkan dengan spons lembut.3. Pakai pasta baking soda
Untuk kerak yang lebih membandel, campurkan baking soda dengan sedikit air hingga membentuk pasta.Oleskan pada permukaan keran, diamkan sekitar 15 menit, lalu gosok perlahan menggunakan sikat gigi bekas atau spons lembut. Bilas hingga bersih dan keringkan menggunakan kain mikrofiber.
4. Bersihkan celah keran
Kerak sering menumpuk di sela-sela atau bagian sambungan keran yang sulit dijangkau. Gunakan sikat gigi bekas atau cotton bud untuk membersihkan area tersebut agar hasilnya lebih maksimal.5. Lap hingga kering setelah digunakan
Cara paling sederhana untuk mencegah kerak muncul kembali adalah mengeringkan keran setiap selesai digunakan.Kebiasaan ini membantu mengurangi endapan air yang dapat berubah menjadi kerak ketika mengering.
Hindari bahan yang terlalu abrasif
Saat membersihkan keran, hindari penggunaan kawat besi atau spons kasar karena dapat menggores permukaan, terutama pada keran berbahan stainless steel maupun berlapis krom. Pilih kain mikrofiber atau spons lembut agar permukaan tetap mengilap.Membersihkan keran secara rutin, misalnya seminggu sekali, dapat mencegah penumpukan kerak sekaligus menjaga tampilannya tetap bersih dan awet.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KIE)