TIPS
Kecoa Sering Muncul di Rumah? Ini 7 Cara Membasminya
Adri Prima
Minggu 20 September 2026 / 18:43
- Kecoa tertarik pada sumber makanan, kelembapan, dan area kotor sehingga kebersihan rumah perlu dijaga.
- Tutup celah di rumah, kelola sampah, dan bersihkan sisa makanan untuk mengurangi akses serta sumber makanan kecoa.
- Periksa barang sebelum disimpan dan gunakan wadah tertutup untuk mengurangi tempat kecoa bersembunyi di rumah.
Jakarta: Kecoa sering muncul di dalam rumah ketika menemukan sumber makanan, kelembapan, dan area kotor. Sejumlah cara dapat dilakukan untuk membasmi kecoa dan mencegahnya muncul kembali.
Kecoa merupakan serangga yang dapat membawa patogen ke makanan atau permukaan yang dilintasinya setelah berpindah dari saluran pembuangan atau selokan. Kotoran dan bagian tubuh kecoa yang terlepas dapat menjadi alergen bagi sebagian orang sehingga keberadaannya perlu dicegah di dalam rumah.
Sejumlah cara dapat dilakukan untuk mengurangi tempat yang dapat digunakan kecoa untuk mencari makanan dan berlindung. Berikut ini cara membasmi kecoa yang sering muncul:
1. Rajin bersihkan pondasi rumah
Area di sekitar pondasi rumah perlu dibersihkan dari semak, tanaman rimbun, dan bahan lain yang menempel pada dinding rumah. Dahan pohon juga sebaiknya dipangkas agar tidak menjadi akses masuk bagi kecoa.
Area yang lebih rapi dan tidak banyak tumpukan dapat mengurangi tempat kecoa bersembunyi di sekitar rumah.
2. Selalu tutup semua celah di rumah
Periksa celah di sekitar pipa, saluran pembuangan, dan bagian rumah lainnya yang bisa menjadi jalan masuk kecoa. Pastikan semua celah ini tertutup sempurna agar kecoa tidak mudah masuk ke dalam rumah.
3. Bersihkan sisa makanan dan kotoran hewan
Sisa makanan dapat menarik kecoa, maka dari itu rutinlah bersihkan sisa makanan di area dapur atau ruangan lainnya. Kotoran hewan peliharaan juga perlu dibersihkan setiap hari karena bisa jadi sumber makanan bagi kecoa.
Selain itu, kecoa bisa memakan berbagai bahan lain, termasuk lem pada kayu lapis, buku, dan bahkan kecoa lainnya.
4. Rutin kelola sampah
Gunakan tempat sampah tertutup dan pastikan sampah sisa makanan segera dibuang dan tidak dibiarkan menumpuk di sekitar rumah.
Tempat sampah sebaiknya diletakkan di area yang kering karena sisa makanan dan kelembapan dapat menjadi sumber makanan, minuman, serta tempat berlindung bagi kecoa.
5. Periksa setiap barang di rumah
Rutin periksa barang-barang yang ada di rumah, seperti kotak, tas, furnitur bekas, dan barang lainnya.
Kecoa atau telurnya dapat bersembunyi di dalamya sehingga pemeriksaan perlu dilakukan sebelum barang disimpan atau digunakan di dalam rumah.
6. Gunakan wadah plastik untuk penyimpanan
Barang yang jarang digunakan sebaiknya disimpan dalam wadah plastik. Wadah ini dapat menjaga barang tetap tersimpan rapi dan mengurangi ruang yang bisa digunakan kecoa untuk bersembunyi.
7. Rutin bersihkan area rumah
Bersihkan rumah secara rutin dengan penyedot debu untuk menghilangkan remah, kotoran, dan sisa makanan yang dapat menarik kecoa. Bersihkan juga area dapur, termasuk kabinet, laci, dan meja.
Barang yang berserakan di dapur dan garasi harus segera dirapikan karena tumpukan benda bisa menjadi tempat kecoa bersembunyi.
Upaya mencegah kecoa juga perlu dilakukan sejak sebelum serangga tersebut masuk ke rumah, mulai dari menjaga kebersihan dan mengurangi tempat berlindung kecoa di area rumah. (Syarifah Komalasari)
(PRI)
Kecoa merupakan serangga yang dapat membawa patogen ke makanan atau permukaan yang dilintasinya setelah berpindah dari saluran pembuangan atau selokan. Kotoran dan bagian tubuh kecoa yang terlepas dapat menjadi alergen bagi sebagian orang sehingga keberadaannya perlu dicegah di dalam rumah.
Sejumlah cara dapat dilakukan untuk mengurangi tempat yang dapat digunakan kecoa untuk mencari makanan dan berlindung. Berikut ini cara membasmi kecoa yang sering muncul:
1. Rajin bersihkan pondasi rumah
Area di sekitar pondasi rumah perlu dibersihkan dari semak, tanaman rimbun, dan bahan lain yang menempel pada dinding rumah. Dahan pohon juga sebaiknya dipangkas agar tidak menjadi akses masuk bagi kecoa.
Area yang lebih rapi dan tidak banyak tumpukan dapat mengurangi tempat kecoa bersembunyi di sekitar rumah.
2. Selalu tutup semua celah di rumah
Periksa celah di sekitar pipa, saluran pembuangan, dan bagian rumah lainnya yang bisa menjadi jalan masuk kecoa. Pastikan semua celah ini tertutup sempurna agar kecoa tidak mudah masuk ke dalam rumah.
3. Bersihkan sisa makanan dan kotoran hewan
Sisa makanan dapat menarik kecoa, maka dari itu rutinlah bersihkan sisa makanan di area dapur atau ruangan lainnya. Kotoran hewan peliharaan juga perlu dibersihkan setiap hari karena bisa jadi sumber makanan bagi kecoa.
Selain itu, kecoa bisa memakan berbagai bahan lain, termasuk lem pada kayu lapis, buku, dan bahkan kecoa lainnya.
4. Rutin kelola sampah
Gunakan tempat sampah tertutup dan pastikan sampah sisa makanan segera dibuang dan tidak dibiarkan menumpuk di sekitar rumah.
Tempat sampah sebaiknya diletakkan di area yang kering karena sisa makanan dan kelembapan dapat menjadi sumber makanan, minuman, serta tempat berlindung bagi kecoa.
5. Periksa setiap barang di rumah
Rutin periksa barang-barang yang ada di rumah, seperti kotak, tas, furnitur bekas, dan barang lainnya.
Kecoa atau telurnya dapat bersembunyi di dalamya sehingga pemeriksaan perlu dilakukan sebelum barang disimpan atau digunakan di dalam rumah.
6. Gunakan wadah plastik untuk penyimpanan
Barang yang jarang digunakan sebaiknya disimpan dalam wadah plastik. Wadah ini dapat menjaga barang tetap tersimpan rapi dan mengurangi ruang yang bisa digunakan kecoa untuk bersembunyi.
7. Rutin bersihkan area rumah
Bersihkan rumah secara rutin dengan penyedot debu untuk menghilangkan remah, kotoran, dan sisa makanan yang dapat menarik kecoa. Bersihkan juga area dapur, termasuk kabinet, laci, dan meja.
Barang yang berserakan di dapur dan garasi harus segera dirapikan karena tumpukan benda bisa menjadi tempat kecoa bersembunyi.
Upaya mencegah kecoa juga perlu dilakukan sejak sebelum serangga tersebut masuk ke rumah, mulai dari menjaga kebersihan dan mengurangi tempat berlindung kecoa di area rumah. (Syarifah Komalasari)
(PRI)