BEAUTY

Biar Gak Di-Ghosting Aroma Parfum, Coba Semprot di 3 Titik Ini

Yatin Suleha
Kamis 17 September 2026 / 14:46
Ringkasnya gini..
  • Titik semprot parfum bisa memengaruhi seberapa mudah aroma tercium.
  • Pergelangan tangan, belakang telinga, dan leher atau tulang selangka bisa jadi pilihan utama.
  • Cara menyemprot parfum juga penting agar wanginya nggak cepat hilang.

Jakarta: Baru beberapa jam pakai parfum, tapi wanginya sudah nggak tercium? Padahal tadi rasanya sudah semprot cukup banyak.

Sebelum nambah semprotan lagi, coba cek dulu kamu biasanya pakai parfum di bagian tubuh mana.

Cara pakai parfum ternyata bukan cuma soal seberapa banyak semprotan. Lokasi kamu menyemprotkannya juga bisa memengaruhi bagaimana aroma parfum keluar dan bertahan di kulit.
 

Nggak perlu juga menyemprot parfum ke seluruh tubuh. Cukup fokus di tiga titik utama ini.

 

Pergelangan tangan

 
 
pergelangan tangan
(Pergelangan tangan. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
 

Pergelangan tangan jadi salah satu area yang paling sering dipakai untuk parfum. Bagian ini termasuk titik nadi yang terasa hangat, sehingga bisa membantu aroma parfum lebih mudah berkembang di kulit.

Cukup semprotkan parfum secukupnya, lalu biarkan mengering sendiri. Jangan langsung menggosok kedua pergelangan tangan setelahnya.

Kebiasaan ini memang sering dilakukan tanpa sadar, tapi gesekan bisa membuat parfum lebih cepat menguap dan mengubah perkembangan aromanya di kulit.
 

Belakang telinga
 

belakang telingaa
(Belakang telinga. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
 

Mau aroma parfum terasa lebih dekat saat orang berada di sekitar kamu? Belakang telinga bisa jadi salah satu spot yang dicoba.

Posisinya dekat dengan wajah, jadi aroma parfum lebih gampang tercium. Cukup semprot tipis di area belakang telinga, lalu diamkan sampai kering.

Nggak perlu sampai beberapa kali semprot. Karena letaknya dekat dengan hidung, terlalu banyak parfum justru bisa bikin aromanya terasa menyengat, terutama kalau parfumnya punya karakter yang cukup intens.


 


 

Leher atau tulang selangka

 
 
telinga
(Tulang selangka. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
 

Leher dan tulang selangka juga bisa jadi spot yang pas untuk menyemprot parfum. Area ini membuat aroma lebih mudah tercium saat kamu bergerak.

Kamu bisa pilih sisi leher atau bagian tulang selangka sesuai yang paling nyaman. Kalau kulit sedang iritasi atau sensitif, sebaiknya skip dulu area tersebut.

Selain lokasi semprot, kondisi kulit juga bisa memengaruhi ketahanan parfum. Kulit yang terlalu kering cenderung membuat aroma lebih cepat hilang. Makanya, kamu bisa pakai pelembap tanpa aroma terlebih dahulu sebelum menyemprot parfum.

Dan yang paling penting, jangan berpikir makin banyak parfum berarti makin tahan lama. Cukup semprot di beberapa titik utama dan biarkan aromanya berkembang sendiri.

Jadi, kalau selama ini parfum kamu cepat hilang, mungkin yang perlu diubah bukan parfumnya, tapi cara pakainya. Coba fokus di pergelangan tangan, belakang telinga, serta leher atau tulang selangka.


Desi Indasari



Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(TIN)

MOST SEARCH