TIPS
Cara Mengusir Kecoak Tanpa Racun, Ini 7 Cara yang Bisa Dicoba
Rizkie Fauzian
Jumat 14 Agustus 2026 / 18:28
- Kecoak dapat diusir tanpa bahan kimia berbahaya dengan menjaga rumah tetap bersih, kering, dan bebas dari sisa makanan.
- Daun salam dan peppermint dapat digunakan sebagai metode tambahan untuk membantu mengusir kecoak dari area tertentu di rumah.
- Menutup celah dan mengurangi tempat persembunyian penting dilakukan untuk mencegah kecoak masuk dan berkembang biak di dalam rumah.
Jakarta: Kecoak menjadi salah satu serangga yang kerap muncul di rumah, terutama pada area yang lembap, gelap, dan memiliki akses terhadap sumber makanan. Selain mengganggu kenyamanan, keberadaan kecoak juga dapat membuat lingkungan rumah terasa kurang higienis.
Mengusir kecoak tidak selalu harus menggunakan bahan kimia. Beberapa cara sederhana dapat dilakukan dengan memanfaatkan kebersihan rumah, menutup akses masuk, serta menggunakan bahan rumah tangga yang relatif aman. Berikut beberapa cara mengusir kecoak tanpa menggunakan bahan kimia berbahaya.
Mengusir kecoak tanpa bahan kimia berbahaya. Foto: AI
Segera bersihkan remah makanan dan tumpahan minuman, terutama di area dapur. Jangan membiarkan piring kotor menumpuk terlalu lama dan pastikan tempat sampah selalu tertutup.
Area yang lembap seperti bawah wastafel, kamar mandi, dan sekitar saluran air juga perlu diperhatikan. Perbaiki keran atau pipa yang bocor agar tidak menjadi sumber air bagi kecoak.
Celah yang ditemukan dapat ditutup menggunakan bahan yang sesuai, seperti sealant. Pemasangan penutup pada celah pintu juga dapat membantu mengurangi akses serangga dari luar rumah.
Aroma daun salam dipercaya tidak disukai kecoak. Namun, cara ini sebaiknya digunakan sebagai langkah tambahan dan bukan satu-satunya metode untuk mengatasi infestasi.
Larutan tersebut dapat disemprotkan pada area yang menjadi jalur kecoak, seperti sudut ruangan atau celah tertentu. Hindari menyemprotkan campuran pada makanan dan permukaan yang bersentuhan langsung dengan makanan.
Perlu diperhatikan bahwa efektivitas bahan beraroma alami dapat berbeda-beda dan biasanya tidak cukup untuk mengatasi populasi kecoak yang sudah banyak.
Pastikan juga makanan hewan peliharaan tidak dibiarkan terlalu lama di dalam wadah terbuka. Setelah makan, bersihkan area di sekitarnya agar tidak meninggalkan sisa makanan yang dapat menarik kecoak.
Tempat sampah juga sebaiknya dikosongkan secara berkala. Gunakan kantong sampah yang tertutup dan bersihkan bagian dalam tempat sampah apabila terdapat sisa makanan atau cairan yang menempel.
Rapikan barang-barang di gudang, dapur, dan area bawah furnitur. Kardus bekas sebaiknya tidak disimpan terlalu lama, terutama di ruangan yang lembap.
Mengusir kecoak tanpa bahan kimia berbahaya dapat dimulai dari menjaga kebersihan, menghilangkan sumber makanan dan air, serta menutup akses masuk. Bahan alami seperti daun salam atau peppermint dapat digunakan sebagai langkah tambahan, tetapi bukan pengganti pengendalian hama apabila jumlah kecoak sudah sulit dikendalikan.
Jika kecoak terus muncul dalam jumlah banyak meskipun kebersihan rumah sudah dijaga, pertimbangkan menggunakan jasa pengendalian hama profesional yang menerapkan metode dan bahan sesuai standar keselamatan.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KIE)
Mengusir kecoak tidak selalu harus menggunakan bahan kimia. Beberapa cara sederhana dapat dilakukan dengan memanfaatkan kebersihan rumah, menutup akses masuk, serta menggunakan bahan rumah tangga yang relatif aman. Berikut beberapa cara mengusir kecoak tanpa menggunakan bahan kimia berbahaya.
Mengusir kecoak tanpa bahan kimia berbahaya

Mengusir kecoak tanpa bahan kimia berbahaya. Foto: AI
1. Jaga rumah tetap bersih dan kering
Kecoak tertarik pada sisa makanan, air, dan tempat yang lembap. Karena itu, membersihkan rumah secara rutin menjadi langkah awal untuk mengurangi kemungkinan kecoak datang.Segera bersihkan remah makanan dan tumpahan minuman, terutama di area dapur. Jangan membiarkan piring kotor menumpuk terlalu lama dan pastikan tempat sampah selalu tertutup.
Area yang lembap seperti bawah wastafel, kamar mandi, dan sekitar saluran air juga perlu diperhatikan. Perbaiki keran atau pipa yang bocor agar tidak menjadi sumber air bagi kecoak.
2. Tutup celah yang menjadi jalan masuk
Kecoak dapat masuk melalui celah kecil di sekitar rumah. Periksa bagian bawah pintu, celah dinding, sekitar pipa, saluran air, serta area di balik lemari.Celah yang ditemukan dapat ditutup menggunakan bahan yang sesuai, seperti sealant. Pemasangan penutup pada celah pintu juga dapat membantu mengurangi akses serangga dari luar rumah.
3. Gunakan daun salam
Daun salam dapat digunakan sebagai salah satu cara rumahan untuk membantu mengusir kecoak. Letakkan beberapa lembar daun salam kering di area yang sering didatangi kecoak, seperti sudut dapur, lemari, atau dekat tempat sampah.Aroma daun salam dipercaya tidak disukai kecoak. Namun, cara ini sebaiknya digunakan sebagai langkah tambahan dan bukan satu-satunya metode untuk mengatasi infestasi.
4. Manfaatkan aroma peppermint
Minyak esensial peppermint dapat digunakan sebagai pengusir serangga berbasis aroma. Campurkan beberapa tetes minyak peppermint dengan air, kemudian masukkan ke dalam botol semprot.Larutan tersebut dapat disemprotkan pada area yang menjadi jalur kecoak, seperti sudut ruangan atau celah tertentu. Hindari menyemprotkan campuran pada makanan dan permukaan yang bersentuhan langsung dengan makanan.
Perlu diperhatikan bahwa efektivitas bahan beraroma alami dapat berbeda-beda dan biasanya tidak cukup untuk mengatasi populasi kecoak yang sudah banyak.
5. Simpan makanan dalam wadah tertutup
Makanan yang dibiarkan terbuka dapat menjadi sumber makanan bagi kecoak. Simpan bahan makanan, camilan, dan makanan sisa dalam wadah yang tertutup rapat.Pastikan juga makanan hewan peliharaan tidak dibiarkan terlalu lama di dalam wadah terbuka. Setelah makan, bersihkan area di sekitarnya agar tidak meninggalkan sisa makanan yang dapat menarik kecoak.
6. Bersihkan saluran air dan tempat sampah
Saluran air dan tempat sampah dapat menjadi area yang menarik bagi kecoak. Bersihkan saluran secara rutin dan gunakan penutup apabila tersedia.Tempat sampah juga sebaiknya dikosongkan secara berkala. Gunakan kantong sampah yang tertutup dan bersihkan bagian dalam tempat sampah apabila terdapat sisa makanan atau cairan yang menempel.
7. Kurangi tempat persembunyian
Kecoak menyukai tempat yang gelap dan jarang terganggu. Tumpukan kardus, kertas, barang yang tidak terpakai, serta area berantakan dapat menjadi tempat persembunyian.Rapikan barang-barang di gudang, dapur, dan area bawah furnitur. Kardus bekas sebaiknya tidak disimpan terlalu lama, terutama di ruangan yang lembap.
Mengusir kecoak tanpa bahan kimia berbahaya dapat dimulai dari menjaga kebersihan, menghilangkan sumber makanan dan air, serta menutup akses masuk. Bahan alami seperti daun salam atau peppermint dapat digunakan sebagai langkah tambahan, tetapi bukan pengganti pengendalian hama apabila jumlah kecoak sudah sulit dikendalikan.
Jika kecoak terus muncul dalam jumlah banyak meskipun kebersihan rumah sudah dijaga, pertimbangkan menggunakan jasa pengendalian hama profesional yang menerapkan metode dan bahan sesuai standar keselamatan.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KIE)