TIPS

Punya Hewan Peliharaan? Ini Cara Memilih Bedding yang Tak Mudah Dipenuhi Bulu

Rizkie Fauzian
Rabu 07 Oktober 2026 / 14:40
Ringkasnya gini..
  • Pilih bahan tahan lama seperti katun dan linen dapat menjadi pilihan karena nyaman, memiliki serat rapat, dan relatif mudah dicuci.
  • Gunakan pelindung kasur tahan air dan pelindung bantal agar kotoran, bulu, dan kelembapan tidak langsung menempel.
  • Tempat tidur khusus hewan di kamar dapat membantu mengurangi bulu dan kotoran pada tempat tidur utama.
Jakarta: Bagi pemilik hewan peliharaan, tempat tidur sering kali menjadi salah satu area favorit kucing atau anjing untuk beristirahat. Namun, kebiasaan tersebut juga dapat membuat tempat tidur lebih cepat dipenuhi bulu, kotoran, bau, hingga noda.

Karena itu, pemilihan bedding atau perlengkapan tempat tidur perlu diperhatikan. Sprei, selimut, sarung duvet, hingga pelindung kasur sebaiknya menggunakan bahan yang tahan dicuci secara rutin dan tidak mudah rusak akibat cakaran.

Kate Ball, Director of Product and Customer Experience Education di Serena & Lily, mengatakan perlengkapan tempat tidur untuk rumah dengan hewan peliharaan sebaiknya mengutamakan daya tahan, kemudahan perawatan, dan kenyamanan.

Selain bahan, warna juga dapat dipertimbangkan. Bulu hewan berwarna terang akan lebih mudah terlihat pada selimut atau sprei berwarna gelap. Sebaliknya, bulu berwarna gelap akan lebih terlihat pada bedding berwarna putih atau krem.

Tips memilih bedding yang tepat untuk pemilik hewan peliharaan

hewan peliharaan di kasur
Tips memilih bedding yang tepat untuk pemilik hewan peliharaan. Foto: Magnific
 

1. Pilih Bahan yang Tahan Dicuci

Perlengkapan tempat tidur yang digunakan bersama hewan peliharaan perlu lebih sering dicuci. Karena itu, pilih bahan yang tahan terhadap pencucian berulang dan tidak membutuhkan perawatan khusus.

Katun dan linen dapat menjadi pilihan karena memiliki serat yang cukup rapat, nyaman digunakan, serta relatif mudah dirawat. Keduanya juga dapat menjadi lebih lembut setelah beberapa kali pencucian.

Untuk selimut, quilt, atau coverlet, pilih bahan yang dapat dicuci dan memiliki tenunan rapat agar tidak mudah tersangkut cakar.

Sebaliknya, hindari bahan dengan rajutan besar, wol berbulu, chenille, atau tekstur dengan anyaman terbuka. Struktur tersebut lebih mudah tersangkut cakar dan menjadi tempat bulu menumpuk.
   

2. Gunakan Lapisan yang Mudah Dicuci

Selimut tipis, quilt, coverlet, atau throw yang dapat dicuci bisa digunakan sebagai lapisan tambahan pada area tempat hewan peliharaan biasa tidur.

Lapisan ini dapat dicuci lebih sering dibandingkan perlengkapan utama tempat tidur. Dengan begitu, kotoran dan bulu tidak langsung menumpuk pada sprei atau selimut utama.

Menyediakan area khusus di atas tempat tidur juga dapat membantu membiasakan hewan peliharaan tidur di lokasi tertentu.

3. Pilih Sprei dan Sarung Duvet yang Praktis

Seprei dan sarung duvet sebaiknya mudah dilepas dan dicuci. Katun percale dan linen dapat menjadi pilihan karena memiliki serat yang rapat, terasa nyaman, dan relatif mudah dirawat.

Hindari bahan yang terlalu tipis, tenunan longgar, atau membutuhkan proses pencucian khusus. Perlengkapan tidur yang dapat dicuci menggunakan mesin akan lebih praktis bagi pemilik hewan peliharaan.

Jika hewan peliharaan sering berada di tempat tidur, sprei dapat dicuci setidaknya satu kali dalam seminggu untuk membantu mengurangi penumpukan bulu, kotoran, dan bau.

Saat mencuci, tetap ikuti petunjuk perawatan pada label. Hindari penggunaan suhu terlalu tinggi jika tidak diperlukan dan jangan memenuhi mesin cuci secara berlebihan agar bedding dapat dicuci dan dikeringkan dengan baik.

4. Lindungi Kasur dan Bantal

Pelindung kasur menjadi salah satu perlengkapan yang penting jika hewan peliharaan sering berada di tempat tidur. Pilih pelindung yang tahan air untuk memberikan lapisan penghalang terhadap kotoran, bulu, kelembapan, dan kemungkinan kecelakaan.

Untuk bantal, pilih jenis yang dapat dicuci dan bersifat hipoalergenik jika memungkinkan. Sarung pelindung bantal juga dapat digunakan di bawah sarung bantal biasa agar lebih mudah dibersihkan.

Bantal berbahan bulu alami dapat terasa nyaman, tetapi perawatannya cenderung lebih sulit dan material tersebut dapat menampung dander atau serpihan kulit hewan.

5. Bersihkan Bulu Secara Rutin

Tidak perlu selalu menunggu jadwal mencuci untuk membersihkan tempat tidur. Bulu dan kotoran yang terlihat dapat segera disingkirkan dengan menggoyangkan bedding atau menggunakan penyedot debu secara lembut.

Menyikat bulu hewan secara rutin juga dapat membantu mengurangi jumlah bulu yang rontok dan berpindah ke tempat tidur.

Kebiasaan sederhana tersebut membuat bedding tidak cepat dipenuhi bulu sekaligus membantu menjaga kamar tidur tetap bersih.

6. Sediakan Tempat Tidur Khusus Hewan

Jika ingin mengurangi bulu dan kotoran pada tempat tidur, sediakan tempat tidur khusus untuk hewan peliharaan di dalam kamar.

Tempat tidur tersebut dapat ditempatkan di dekat tempat tidur pemilik agar hewan tetap berada dekat dengan penghuni rumah. Pilih desain dan warna yang sesuai dengan interior kamar sehingga tidak terlihat seperti elemen yang terpisah.

Untuk hewan berukuran kecil, bantal berukuran besar yang dilengkapi sarung yang mudah dicuci juga dapat digunakan sebagai area beristirahat, selama ukuran dan materialnya aman serta sesuai untuk hewan.

Pada dasarnya, memiliki hewan peliharaan bukan berarti harus mengorbankan kenyamanan dan tampilan kamar tidur. Kuncinya adalah memilih bedding yang tahan lama, mudah dicuci, serta menyediakan lapisan tambahan pada area yang paling sering digunakan hewan.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(KIE)

MOST SEARCH