Dalam ajaran Islam, berbagai peristiwa alam dan kemunculan makhluk hidup memiliki penjelasan yang lebih rasional dan tidak lepas dari kehendak Allah SWT. Islam juga menekankan agar umatnya tidak mudah mempercayai mitos yang tidak memiliki dasar dalil yang jelas.
Pandangan Islam tentang capung

Capung masuk rumah menurut pandangan Islam. Foto: MI
Secara umum, Islam tidak memberikan penjelasan khusus mengenai makna capung masuk ke rumah sebagai pertanda tertentu. Capung dipandang sebagai makhluk ciptaan Allah SWT yang memiliki peran dalam keseimbangan alam, seperti memangsa serangga kecil dan hidup di lingkungan yang bersih.
Dalam Al-Qur’an dan hadis, tidak terdapat dalil shahih yang menyebutkan bahwa capung membawa pertanda baik atau buruk ketika masuk ke rumah seseorang. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk tidak mengaitkan kejadian tersebut dengan nasib, rezeki, atau musibah tertentu.
Larangan mempercayai takhayul
Islam secara tegas melarang keyakinan terhadap takhayul, ramalan, atau anggapan yang tidak berdasar. Rasulullah SAW bersabda bahwa kepercayaan terhadap pertanda buruk atau baik tanpa dalil dapat termasuk perbuatan yang mendekati syirik kecil.Capung yang masuk ke rumah lebih tepat dipahami sebagai peristiwa alam biasa. Bisa jadi capung tertarik pada cahaya, suhu ruangan, atau lingkungan rumah yang lembap dan bersih, bukan sebagai pembawa pesan gaib.
Sikap yang dianjurkan dalam Islam
Ketika capung masuk ke rumah, Islam mengajarkan umatnya untuk bersikap tenang dan tidak berlebihan dalam menafsirkan kejadian tersebut. Tidak perlu merasa takut ataupun berharap sesuatu secara khusus.Jika kehadiran capung mengganggu, dianjurkan untuk mengarahkannya keluar rumah dengan cara yang baik tanpa menyakiti. Islam mengajarkan kasih sayang terhadap sesama makhluk hidup dan melarang perbuatan menyakiti hewan tanpa alasan yang dibenarkan.
Makna yang bisa diambil
Alih-alih memaknainya sebagai pertanda, capung masuk rumah dapat menjadi pengingat akan kebesaran ciptaan Allah SWT dan keseimbangan alam. Kejadian tersebut juga bisa menjadi momentum untuk meningkatkan rasa syukur, menjaga kebersihan rumah, serta memperkuat keimanan dengan tidak mempercayai hal-hal yang bersifat khurafat.Dengan demikian, menurut Islam, capung masuk ke rumah bukanlah pertanda tertentu, melainkan peristiwa alam biasa. Sikap terbaik adalah tetap berpegang pada ajaran tauhid, menjauhi takhayul, dan menyerahkan segala urusan kepada Allah SWT.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News