Dekorasi rumah yang bakal tren di 2026. Foto: Freepik
Dekorasi rumah yang bakal tren di 2026. Foto: Freepik

Tren Interior 2026: Gaya Klasik hingga Natural Bakal Mendominasi Rumah

Rizkie Fauzian • 23 Januari 2026 14:59
Jakarta: Tren desain interior terus berubah seiring waktu. Menjelang tahun 2026, dunia dekorasi rumah kembali menghadirkan estetika baru yang memadukan unsur klasik, modern, hingga natural. Menariknya, sejumlah tren ini sebenarnya sudah mulai terlihat sejak 2025, sehingga relevan bagi siapa pun yang tengah merencanakan renovasi atau pembaruan hunian.
 
Sejumlah pakar desain interior yang bekerja sama dengan HomeGoods memprediksi bahwa tren 2026 akan didominasi oleh gaya yang mengangkat nilai nostalgia, material alami, serta eksplorasi warna yang lebih berani. Berikut lima tren dekorasi rumah yang diperkirakan akan populer pada 2026.

Tren dekorasi rumah 2026

Tren Interior 2026: Gaya Klasik hingga Natural Bakal Mendominasi Rumah
Dekorasi rumah yang bakal tren di 2026. Foto: Freepik

1. Modern Equestrian Elegance

Gaya ini terinspirasi dari pesona pedesaan klasik yang dipadukan dengan sentuhan modern. Karakter utamanya adalah penggunaan material kulit, tekstil bermotif plaid, serta furnitur kayu berwarna gelap yang memberikan kesan hangat sekaligus elegan.
 
Untuk menghadirkan gaya ini, desainer menyarankan penggunaan warna netral sebagai dasar, lalu menambahkan karya seni yang menonjol serta pencahayaan dengan sentuhan brass atau emas antik.

2. Refined American Revival

Tren ini menghidupkan kembali estetika klasik Amerika dengan pendekatan modern. Perpaduan motif heritage, warna biru denim, dan detail handmade dipadukan dengan garis desain yang bersih dan pencahayaan kontemporer.
 
Hasilnya adalah suasana hunian yang terasa nostalgik, tetapi tetap relevan dengan gaya hidup modern menghadirkan keseimbangan antara kesan “usang” yang berkarakter dan tampilan yang abadi.

3. Kembali ke alam

Material alami diprediksi semakin mendominasi desain interior pada 2026. Kayu asli, rotan, batu alam, dan tekstur natural menjadi elemen utama yang menghadirkan kedalaman visual sekaligus kesan autentik.

Konsep ini menekankan penggunaan material yang menua secara alami dan terasa “handcrafted”, bukan diproduksi massal. Elemen dekoratif seperti keranjang anyaman, vas batu, hingga aksesori kayu menjadi pelengkap yang memperkuat karakter ruang.

4. Contemporary Classicism

Tren ini menggabungkan estetika klasik dengan sentuhan modern yang ekspresif. Interior rumah tidak hanya tampil elegan, tetapi juga personal dan penuh cerita.
 
Perpaduan furnitur klasik seperti meja berkaki ukir atau bingkai dekoratif dengan pencahayaan sculptural, tekstil berwarna cerah, dan karya seni abstrak menciptakan ruang yang kaya karakter dan tidak monoton.

5. Color drenching

Color drenching, atau penggunaan warna secara menyeluruh, diprediksi semakin berkembang pada 2026. Jika sebelumnya fokus pada cat dinding, kini tren ini merambah furnitur, tekstil, hingga aksesori dekoratif.
 
Alih-alih mencocokkan warna secara presisi, desainer justru menganjurkan eksplorasi berbagai gradasi dalam satu keluarga warna untuk menciptakan harmoni visual yang lebih dinamis dan mendalam.
 
Secara umum, tren dekorasi rumah 2026 menunjukkan satu benang merah: keinginan untuk menggabungkan nilai masa lalu dengan kebutuhan estetika modern. Hunian tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga ruang ekspresi personal yang hangat, autentik, dan relevan dengan gaya hidup masa kini.
 
Bagi pemilik rumah yang ingin memperbarui interior, tren ini menawarkan inspirasi yang fleksibelmulai dari sentuhan klasik yang elegan hingga eksplorasi warna yang lebih berani tanpa harus meninggalkan kenyamanan dan karakter ruang.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KIE)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan